Shushu Turun Harga dan Luncurkan Varian Minuman Terbaru

0
IMG_9187

Ada kabar gembira bagi anda yang suka minuman kekinian. Kabar itu datang dari brand minuman yang terinspirasi dari budaya Jepang dan tradisi-tradisinya yakni Shushu.

Bran yang memiliki banyak gerai di kota besar di Indonesia ini, telah merubah harga,  yang jauh lebih terjangkau, hanya Rp10.000 rupiah untuk setiap varian minuman.  Harga tersebut mulai diberlakukan Jumat (22/01/2023) di semua gerai Shushu.

CEO ShuShu Albert Teguh mengatakan harga yang murah ini, merupakan komitmen Shushu untuk memenuhi keinginan masyarakat yang ingin menikmati minuman kekinian tanpa harus merogoh kocek  lebih dalam.

“Kali ini kita mau semua orang bisa menikmati ShuShu kapanpun, gak perlu menunggu promo atau gajian. Maka dari itu terciptalah ShuShu dengan harga 10 ribuan”. ShuShu sendiri merupakan brand minuman kekinian yang terinspirasi dari budaya Jepang dan tradisi-tradisinya. Dengan slogan “JOY in a cup” yang memiliki makna bisa membawa kebahagiaan atau pengalaman yang menyenangkan bagi konsumennya,” kata Albert.

Selain turun harga, Shushu juga meluncurkan produk teranyarnya yakni mochi ice cream dan dango milk tea.  

Albert menjelaskan, untuk mochi  ice cream  merupakan inovasi terbaru Shushu guna  menghadirkan tampilan dan rasa  yang  berbeda dari jenis-jenis es krim yang ada dan . Es krim ini dilapisi Mochi dan di dalamnya terdapat oreo yang dapat memberikan sensasi tersendiri bagi penikmatnya.

“Nah yang kedua itu, kita juga ada Mochi Ice Cream, di sini kita sedikit menginovasikan ice cream ini menggunakan mochi, jadi lapisan terluarnya kita menggunakan mochi baru ice cream dan juga ada sedikit taburan oreo di dalamnya,” terang Albert.

Kemudian untuk dango milk tea merupakan kelanjutan  dari kesuksesan produk dari Hojicha Dango. Minuman tersebut telah terjual puluhan ribu  cup dalam tempo satu setengah bulan. Oleh karena itu , perlu ada kelanjutan dari  ini agar masyarakat dapat menikmati berbagai rasa.

“Puji Tuhan penerimaan produk dari marketnya sendiri juga baik. Banyak sekali yang suka, banyak sekali yang ngajak teman-teman, karena memang dapat dibilang dari segi visual, dari segi experience  dan dari segi rasanya itu cukup menarik produk ini,” tutur Albert.

Tak berhenti sampai di situ, Shushu juga memperkenalkan topping pengganti boba yakni mochi. Hal ini dilakukan agar ada sesuatu yang baru dari boba,  karena sudah cukup lama belum ada pengganti boba.  Diharapkan kehadiran topping mochi ini dapat memecahkan kebosanan masyarakat terhadap boba.

“Kita juga punya topping mochi nih, topping mochi ini juga salah satu produk favorit kita, yang dimana topping mochi ini bentuknya seperti  boba. Harapan kita sebenarnya adalah kita meneruskan kejayaan boba melalui topping mochi ini, karena boba itu kan di market sudah lumayan lama, sudah belasan tahun dan belum ada inovasi baru yang benar-benar bisa menggantikan itu, nah Shushu bisa dibilang yang pertama yang mengeluarkan topping mochi yang kecil-kecil seperti ini,” ujar Albert.

Tidak mudah bagi Albert dan tim  untuk meluncurkan topping mochi ini, sudah berbagi uji coba dilakukan, namun belum berhasil. Seharusnya topping mochi sudah diluncurkan pada tahun 2020 namun karena pandemic Covid-19, peluncuran pun terpaksa ditunda . Namun, rintangan tersebut tak membuat Albert dan tim putus asa, tekad untuk meluncurkan topping mocha ini terus dilakukan hingga akhirnya  terwujud tahun ini dan di waktu bersamaan, pemerintah telah mencabut kebijakan PPKM.

“Jadi saat ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk mendorong produk topping mochi ini, dan kemarin PPKM sudah dicabut dan kita berharap market Kembali membaik dan saatnya kita melakukan marketing lebih gencar untuk menaikan produk-produk kita, nah kita harapannya adalah mungkin teman-teman bisa coba dan bisa share juga ke banyak orang untuk semua bisa merasakan inovasi dari boba yang ada di market,” tutur Albert.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *