Siap Harumkan Indonesia, Yayasan EL JOHN Kirim Ni Made Dwi Guna Pradnyaniswari ke Miss Tourism International 2025 di Malaysia

0
STA_9275

Yayasan EL JOHN Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya di panggung internasional dengan mengirimkan perwakilan terbaiknya dalam ajang kontes kecantikan bertaraf dunia, Miss Tourism International 2025. Kompetisi bergengsi ini akan berlangsung mulai 4 hingga 20 Oktober 2025 di Malaysia, menandai babak baru dalam perjuangan memperkenalkan budaya dan pariwisata Indonesia di mata dunia.

Tahun ini, Ni Made Dwi Guna Pradnyaniswari, yang lebih dikenal dengan nama Una, dipercaya untuk membawa nama Indonesia di ajang internasional tersebut. Una sendiri merupakan Putri Pariwisata Indonesia 2024 sekaligus Miss Tourism International Indonesia 2025. Wanita cantik dan anggun asal Bali ini siap mengharumkan tanah air dengan semangat dan dedikasinya.

Prosesi pelepasan resmi delegasi Indonesia diadakan pada 2 Oktober 2025 di kantor EL JOHN Academy yang berlokasi di Jakarta. Dalam momentum bersejarah ini, secara simbolis bendera merah putih diserahkan kepada Una sebagai lambang kepercayaan dan dukungan penuh bangsa Indonesia untuknya.

Penyerahan bendera Indonesia kepada Una, dilakukan Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia, M. Johnnie Sugiarto didampingi General Manager EL JOHN Pageants, Bagas Soripada.

Dalam acara pelepasan, Una juga memperkenalkan beragam busana yang akan dikenakannya selama kompetisi berlangsung. Mulai dari busana cocktail yang modern, gaun malam (evening gown) yang elegan, hingga kostum nasional yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Busana-busana tersebut didesain oleh para desainer ternama tanah air, yang secara khusus mengangkat tema kebudayaan dan keindahan wastra Indonesia agar mampu memukau para juri dan penonton internasional.

Pihak yang ikut mendukung keikutsertaan Una di Miss Tourism International, yakni Centra Moda Bali Textile & Tailor; Inggi Kendran; Lenny Hartono; Bali Citra Kebaya;  Syifa Yulianti; Hairdobypande; Nawangphoto; Tirta Harum; Dwimas Mua; Gunbaliwedding dan EL JOHN Collection.

M. Johnnie Sugiarto menyampaikan rasa bangganya terhadap persiapan dan kesiapan Una. Menurutnya, setiap putri yang dibina oleh Yayasan EL JOHN tidak hanya membawa Indonesia ke panggung dunia, tetapi juga membawa misi memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia.

 “Program utama kami adalah Bringing Indonesian Culture to The World. Melalui para delegasi ini, kami ingin memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat global secara luas,” ujar CEO EL JOHN Media ini.

Johnnie menegaskan bahwa partisipasi Una dan para delegasi lain merupakan wujud nyata dari visi Yayasan EL JOHN dalam mengangkat potensi anak muda Indonesia agar mampu bersaing dan tampil di kancah internasional.

“Kami ingin memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk bermimpi besar dan menorehkan prestasi di panggung dunia. Saya yakin, anak bangsa tidak kalah dengan negara lain,” tuturnya penuh semangat.

Johnnie menyampaikan harapannya agar anak-anak muda Indonesia yang tampil di panggung internasional tidak lagi dianggap sebelah mata atau dipandang rendah. Menurutnya, penting bagi para delegasi untuk memiliki pengalaman dan pembekalan yang memadai sebelum tampil ke dunia internasional.

Sebagai bagian dari strategi pembinaan, Yayasan EL JOHN Indonesia mewajibkan para peserta untuk menjalani masa persiapan selama satu tahun penuh di dalam negeri. “Satu tahun di Indonesia dulu agar mereka matang, sehingga auranya sudah berbeda ketika tampil di luar negeri,” tutup Johnnie.

Una sendiri mengaku merasa sangat terhormat dan bangga bisa mewakili Indonesia di ajang internasional tersebut. Ia telah menjalani persiapan matang mulai dari aspek fisik, mental, hingga penguasaan pengetahuan tentang pariwisata dan diplomasi budaya yang menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam kontes ini.

“Ini adalah kesempatan besar untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, penuh keramahan, dan memiliki potensi pariwisata yang luar biasa,” kata Una.

Una, bukan hanya menyiapkan penampilan fisiknya menjelang keikutsertaannya di Miss Tourism International 2025, namun mental, kemampuan public speaking, dan pengetahuan tentang budaya dan pariwisata menjadi aspek yang sangat penting baginya.

“Persiapan yang saya tonjolkan bukan berarti hanya appearance saya saja, tapi bagaimana mental saya untuk menghadapi kompetisi di sana, public speaking, knowledge itu perlu menurut saya. Karena tanpa knowledge, tanpa pengetahuan, saya tidak bisa berdiri di sini di hadapan kalian semua,” tutur Una.

Miss Tourism International 2025 akan mempertemukan 40 finalis dari berbagai negara yang akan menjalani masa karantina mulai 4 Oktober 2025. Dalam masa karantina tersebut, para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, seperti tur budaya, aktivitas sosial, pelatihan catwalk, public speaking, hingga sesi penjurian pra-final. Puncak acara berupa grand final akan digelar pada tanggal 18 Oktober 2025 di Genting International Showroom, Pahang, Malaysia.

Keikutsertaan Indonesia dalam ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah diplomasi budaya yang mampu mengangkat citra dan keindahan negeri di mata dunia internasional. Yayasan EL JOHN Indonesia kembali membuktikan komitmennya dalam membina generasi muda berbakat dan menjadikan mereka sebagai duta budaya bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *