DestinationTourism

Stonehenge Indonesia Bisa Ditemukan di Desa Solor, Bondowoso

Semua orang pasti tahu dengan Stonehenge, sebuah situs batu raksasa bertumpuk yang ada di Amesbury di Wiltshire, Inggris. Tapi tidak banyak yang tahu bahwa Indonesia juga punya situs serupa, susunan batu raksasa serupa Stonehenge ternyata ada juga di Bondowoso.

Terletak di Desa Solor, Kecamatan Cermee, Bondowoso, Jawa Timur, penduduk lokal menyebutnya ‘Betoh So’on’. Jika diartikan, betoh so’on adalah batu sunggi. Batu-batu tersebut memang bertumpuk, tersusun seperti batu dari Inggris tersebut.

Namun, perjalanan menuju ke sana tidaklah mudah. Perlu usaha keras melewati medannya yang menantang. Diperlukan waktu sekitar 3 jam dari Alun-alun Bondowoso. Perjalanan mulai menantang saat mulai masuk Desa Solor. Rute jalan sudah berupa permukaan tanah dan batu.

Benar-benar mengagumkan. Selain pemandangannya yang indah, rasa kagum ini juga ada karena keajaiban dan kemegahan batu yang bertumpuk tinggi menjulang tersebut. Sempat bertanya ke penduduk apakah ada akses jalan lain menuju ke Betoh So’on.

Tetapi penduduk menjawab bahwa itu hanyalah satu-satunya akses jalan menuju Betoh So’on, tidak ada alternatif jalan lainnya. Mobil yang ditumpangi dipaksa menerjang jalan yang tak rata itu. Kontur yang dilalui cukup menantang karena banyaknya tanjakan, kelokan, dan turunan. Belum lagi jalan tersebut sempit yang hanya pas untuk satu mobil saja.

Jika hujan, siap-siap saja menderita, karena tingkat kesulitannya pasti akan bertambah. Lumpur-lumpur jalan pasti akan menyulitkan roda mobil untuk berputar. Jalan yang jelek tersebut pasti akan membuat kita bertanya-tanya kapan sampainya ke Betoh So’on.

Wajar saja karena jalan jelek itu harus kita lalui belasan kilometer. Hiburan yang ada di tengah jalan hanyalah perkampungan penduduk yang masih asri dengan sawah dan ladangnya yang menghijau. Ada juga hutan dan sungainya yang mengalir.

Tetapi rasa penat selama perjalanan dan rasa gusar akan sirna begitu sampai di lokasi. Di lokasi yang bernuansa hijau itu, terlihat tujuh deretan batu besar berdiri berjajar. Batu megalitikum tersebut berada di dasar lembah. Batu itu hanya bisa dinikmati dari atas bukit.

Yang ingin menikmati sepertinya tak bisa turun ke lembah karena curam dan dalamnya jurang yang terbentuk. Entah berapa meter tinggi Stonehenge van Java ini. Yang pasti, di atas batu yang berfungsi sebagai tiang itu, masih ada batu lagi di atasnya, seperti ditumpuk.

Siapa yang meletakkan dan menyusun batu besar dan tinggi tersebut di lembah? Menurut warga setempat, mereka percaya bahwa Tuhan yang meletakkan batu itu. Artinya, batu itu terbentuk dengan sendirinya tanpa campur tangan manusia. Boleh saja warga mengatakan itu, tetapi sepertinya belum ada peneliti yang berusaha untuk mengetahui bagaimana batu besar tersebut bisa tersusun dan bertumpuk sedemikian rupa. Mungkin nanti ada arkeolog yang tertarik untuk meneliti.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button