Suplai Listrik Wilayah Terdampak Tsunami Selat Sunda Telah Pulih 100%

0
806508_720

Setelah lima hari  merasakan sulitnya aliran listrik karena terjangan tsunami, kini masyarakat di sekitar wilayah Selat Sunda sudah dapat menikmati pelayanan listrik secara normal. Perbaikan pelayanan listrik yang terbilang cepat itu, merupakan hasil kerja keras Tim Siaga Bencana yang diturunkan Pemerintah bersama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan penanganan pemulihan infrastruktur listrik.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, mengucapkan terima kasih kepada tim gabungan yang bahu-membahu mengembalikan kehidupan di  daerah terdampak tsunami seperti semula

“Lima hari pasca tsunami yang melanda di wilayah Banten dan Lampung, kami mendapat laporan bahwa perbaikan infrastruktur kelistrikan secara teknis di daerah terdampak sudah capai 100 persen,” kata Agung , di Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Data Kementerian ESDM menyebutkan, untuk area Pandeglang sudah ada 243 gardu distribusi sudah berhasil dinyalakan. Saat tsunami menghantam wilayah pesisir Pandeglang ada 248 gardu yang terkena dampaknya. Untuk sisanya masih mengandalkan dengan genset dan ada juga yang terpaksa tidak dinyalakan karena sudah tidak berpenghuni. Tim gabungan berhasil pula memperbaiki penyulang lain seperti penyulang Carita, penyulang Wisata dan penyulang Labuan Kota.

Dengan 310 personel gabungan yang dikerahkan dari PLN Banten, PLN Jakarta dan PLN Jabar, PLN juga berhasil menembus daerah-daerah yang sempat terisolasi seperti Panimbang Kalicaah dan Sumur.

Sementara itu, di Lampung, tim sudah memperbaiki seluruh infratruktur kelistrikan yang sempat rusak, secara sistem sudah siap 100%. saat ini sedang dilakukan penyalaan secara bertahap ke rumah-rumah pelanggan yang instalasinya masih dalam kondisi baik.

Kerja cepat ini dibantu oleh ULP Kalianda, ULP Sidomulyo, ULP Sutami serta UP3 Tanjung Karang. Seluruh tim disebar untuk melakukan recovery dan menyalakan 22 titik tiang distribusi.

Tidak hanya itu, bantuan penerangan berupa 43 unit genset juga telah didistribusikan ke wilayah Banten yang terdampak bencana dan 2 unit genset untuk Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *