Terkena Dampak Covid-19, Amir Zidane Berharap Musisi Kafe Ikut Diperhatikan

0
Untitled 12

Amir Zidane menjadi salah satu musisi kafe yang terkena dampak Covid-19.  Amir mengakui sulit untuk mengais rezeki di tengah pandemi ini. Hal tersebut dilontarkan Amir saat diundang menjadi pengisi acara Konser Amal Covid-19 yang ditayangkan langsung oleh EL JOHN TV, Jumat malam (10/7/2020).

“Ini berarti sekitar sudah bulan ke-lima yah, jadi kita ga bisa kerja. Khusus anak-anak band kafe, kalau saya kan cari rezekinya di kafe, sampai sekarang pun belum  memperbolehkan musik jalan,” kata Amir.

Amir menceritakan bahwa dirinya bersama musisi kafe lainnya pernah mendatangi  Balaikota DKI Jakarta. Kedatangannya ini, untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperhatikan para musisi kafe yang kini sulit mendapatkan job lantaran kafe pun ikut tutup akibat Covid-19.

“Kalau band-band yang recording yah, atau band-band yang lain lah, mungkin itu masih bisa dikatakan aman, ada jalur lain selain manggung, mungkin dari iklan, tetapi kalau band kafe benar-benar ga ada,” ujar Amir

“Sampai  kita kemarin kita ke Bali Kota sudah semua terbuka aja, sampai teman-teman itu ga malu untuk minta gitu, terus juga mintanya juga sesama kita, seperti minta beras gitu, bahkan ada yang juga diusir dari kost. Terus juga ada yang mulai jual gitar, jual drum, jual bass jadi udah pada mulai begitu buat nyambung hidup juga,” tambahnya.

Menurut Amir yang menjadi beban adalah sulitnya untuk membayar tagihan yang rutin harus dibayar setiap bulannya. Belum lagi yang sudah berkeluarga, yang harus  memperhatikan kebutuhan anak-anaknya.

“Mungkin kalau sembako masih bisa dicari, tetapi kan perlu bayar listrik, mereka punya anak, segala macam, aku aja punya anak empat masih kecil-kecil masih tahap pertumbuhan. Jadi gini kita sampai saat ini masih berharap ada sesuatu buat anak-anak band kafe yang kita ini, supaya kita dapat dibantu,” ungkap Amir.

Sementara itu, dikutip dari sejumlah media, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta meminta kepada pelaku usaha restoran, rumah makan atau kafe di Jakarta untuk tetap memberdayakan para musisi kafe. Karya-kara para musisi tersebut dapat ditayangkan melalui video rekaman yang nantinya ditayangkan di layar atau televisi yang ada di restoran, rumah makan maupun kafe.

“ Pengelola rumah makan, restoran dan kafe dapat menayangkan penampilan musisi kafe yang rekam lalu ditayangkan di televisi. LCD atau LED yang telah direkam sebelumnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia.

Cucu menyebut cara itu, menjadi solusi terbaik untuk memecahkan masalah yang dihadapi para musisi kafe. “ Ini menjadi jalan keluar terbaik,” ujar Cucu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *