Tourism

TNK Terapkan Protokol Kesehatan Untuk Gairahkan Aktivitas Wisata

Arus wisatawan ke Taman Nasional Pulau Komodo (TNK), Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai terlihat sejak dibuka pada Oktober 2020. Destinasi andalan NTT ini, sempat tutup akibat pandemi pada Maret lalu.

Kendati demikian volume wisatawan tidak sebanyak sebelum pandemi. Kebanyakan wisatawan yang berkunjung terjadi di akhir pekan. Mereka yang datang harus mentaati protokol kesehatan yang diterapkan pihak Balai Taman Nasional Komodo (BTNK). Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadi penyebaran Covid-19.

Rangkaian protokol kesehatan yang harus dijalani wisatawan, mulai dari mencuci tangan, diukur suhu tubuh dan jaga jarak. Selain itu, wisatawan di wajibkan memakai masker selama berada di area TNK. Di gerbang masuk TNK juga terpasang plang pemberitahuan  protokol kesehatan.

Berdasarkan pantau jurnalis El John News saat menyambangi TNK, wisatawan mematuhi aturan protokol kesehatan yang diberlakukan BTNK. Jurnalis EL John News berkunjung ke TNK  bersama sejumlah media, dalam kegiatan perjalanan mengenal destinasi prioritas pasar domestik yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Garuda Indonesia, Sabtu (28/11/2020)

Salah satu pemandu wisata di TNK,  Abdullah membenarkan jumlah wisatawan yang datang tidak sebanyak di saat sebelum pandemi. “Biasa sampai 300-400 orang, pas pandemi hanya 100 orang, jadi di hari tertentu ramainya,” kata Abdullah kepada sejumlah awak media.

Abdullah menjadi salah satu pekerja sektor pariwisata yang terdampak. TNK yang ditutup selama 5 bulan membuat, Abdullah tidak bekerja.

“Kemarin kan ada program dari Pemerintah mengenai BPJS tenaga kerja, Alhamdulillah kita juga dapat sih,  selama 4 bulan, dua juta empat ratus,” sebut Abdullah.

Abdullah berharap pandemi dapat secepatnya berakhir agar aktivitas wisata di TNK dapat kembali normal. “Kita maunya sih normal, karena penyakit ini pengunjung jadi terbatas,” harap Abdullah.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) jumlah populasi di TNK sebanyak 3.022 individu. Jumlah tersebut bertambah di tahun 2019, sebesar 125 individu. Sebelumya populasi komodo di tahun 2018, sekitar 2.897 individu.

Populasi komodo di kawasan Taman Nasional Komodo tersebar di lima pulau utama, yaitu di Pulau Komodo, Rinca, Padar, Nusa Kode (Gili Dasami) dan Gili Motang.

Sementara di Pulau Flores komodo dapat ditemukan di empat kawasan konservasi, yaitu Cagar Alam Wae Wuul, Wolo Tado, Riung, dan di Taman Wisata Alam Tujuh Belas Pulau, tepatnya di Pulau Ontoloe.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close