12 Diplomat Asing Kunjungi Kraton dan UMY
Sebanyak 12 diplomat asing dari negara sahabat Jumat (21/06/2019) berkunjung ke Kraton Yogyakarta. Kunjungan dilakukan guna mengenali lebih jauh keunikan Yogyakarta.
Selain ke Kraton para diplomat muda tersebut juga belajar mengenai pengembangan Islam Wassatiyah di Indonesia dengan berdiskusi di UMY. Diskusi dilakukan dengan aktivis Aisyiyah yang juga Direktur ICRS Hj Siti Syamsiatun PhD, Staf Khusus Bidang Keagamaan Internasional Dr Hj Siti Ruhaeni MA dan Dosen UMY Dr Sidik Jatmika.
Direktur Diplomasi Publik Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Azis Nurwahyudi yang mendampingi rombongan menyebutkan, kegiatan Friends of Indonesia (FOI) 2019 yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri RI. Diplomat yang mengikuti adalah Adriana Martins (Timor Leste), Cathal O’Hagan (Irlandia), Edwin Pereap (Papua Nugini), Falefou Tapugao (Tuvalu), Ievgeniia Voloshchenko (Ukraine). Kemudian Jessica Negrete (Kolombia), Matias Zanella Giurfa (Peru), Mantle Halstead (Nauru). Juga Regina Claire Lausao (Solomon Islands), Silvia Rebecca Monge Blanco (Kosta Rica), Sushil Ghimire (Nepal), dan Vanessa Mavimbe (Mozambik).
Saat menerima para diplomat di Kraton, GKR Hayu menjelaskan bila Kraton terus mengedukasi publik agar Karton tetap relevan dengan zaman now. Hal ini dilakukan lewat Tepas Tandha Yekti yang dipimpin GKR Hayu dengan memanfaatkan kecanggihan IT. Disebutnya, edukasi dilakukan melalui website, internet dan juga medsos.
Menurut Azis, FOI 2019 adalah salah satu bentuk promosi pemerintah Indonesia kepada kalangan diplomat junior negara sahabat. Dengan harapan, inisiatif ini dapat menciptakan friends of Indonesia di kalangan diplomat muda yang merupakan future Ambassadors. Diharapkan, kemudian hari mampu memberikan manfaat peningkatan hubungan bilateral di berbagai bidang antara Indonesia dengan negara asal peserta.
