127 Wisman Diajak Melihat Konsep Wisata Halal di Lombok Tengah
Federasi Of Asean Travel Associations (FATA) Malaysia mengajak 127 wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kedatangan para wisman tersebut untuk melihat konsep wisata halal yang diterapkan Pemkab Lombok Tengah.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lombok Tengah (Loteng) Lalu Pathul Bahri memaparkan perkembangan wisata halal di daerahnya kepada 127 wisman tersebut di Pendopo Bupati Lombok Tengah, Minggu 25 Maret 2018. Dalam paparannya ini, Plt Bupati Lalu didampingi oleh Sekda Lombok Tengah HM Nursiah, Asisten I Setda Lombok Tengah H Muhammad Amin, Asisten III Setda Lombok Tengah HL Idham Khalid dan segenap jajaran Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM)
Plt Bupati Lalu memberikan apresiasi kepada FATA yang telah mengajak 127 wisman untuk melihat konsep wisata halal yang diterapkan di Lombok Tengah. Kehadiran pada wisman merupakan kehormatan bagi Pemkab Lombok Tengah, karena telah mempercayakan Lombok Tengah sebagai studi banding tentang penerapan wisata halal.
Selain itu, kedatangan para wisman tersebut dapat dijadikan cambuk bagi Pemkab untuk dapat mengembangkan wisata halal di Lombok Tengah.
“Perlu diketahui beberapa tahun terakhir setelah pemerintah pusat mencanangkan satu buah kawasan ekonomi khusus. Dari tiga kawasan di Indonesia, yakni Borobudur, Danau Toba dan KEK Mandalika Resort yang paling siap. Seperti dilihat ketika berkunjung ke sana,” kata Pathul Bahri.
Sementara dari investasi, Lombok Tengah menjadi salah satu kabupaten di NTB yang banyak diburuh para investor pariwisata. Hal itu terlihat dari banyak investor baik investor dalam negeri atau asing yang menanamkan modalnya di Lombok Tengah. Bahkan pintu investasi masih terbuka lebar bagi investor . Pemkab Lombok Tengah akan memberikan kemudahan bagi investor yang membuka usaha pariwisatanya di Lombok Tengah.
“Dalam waktu tiga jam sudah jadi. Sistem ini sudah dicoba langsung oleh Presiden Joko Widodo,” ujarnya.
Ke-13 negara asal wisman yang hadir langsung di antaranya, Malaysia, Kamboja, Vietnam, Serbia, Kosovo, Jordania, Filipina, Syria, Irak, Mesir, Singapur dan lainnya. Mereka di Lombok Tengah (Loteng) berkunjung di beberapa destinasi wisata di wilayah itu, seperti Rumah Adat Sade, Kuta dan Meresek yang tidak lain masuk dalam kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.
Sementara, President FATA, Datuk Hj Hamzah Rahmat mengatakan tujuan dari kunjungan itu untuk melihat konsep wisata halal. Alhasil, sudah bagus dan berjalan baik. Apalagi, dukungan masyarakat cukup tinggi. Bahkan, kultur, budaya dan alam yang ada di pantai sudah luar biasa. Hanya saja, semua itu harus dijaga dan dirawat dengan baik.
“Kita berharap pantai terus dijaga, jangan buang sampah sembarangan sehingga ekosistem yang ada di pantai tidak rusak. Kalau sudah rusak apa lagi yang akan diandalkan,” kata Datuk Hj Hamzah Rahmat.