6 Rekomendasi Film Indonesia yang Diadaptasi dari Novel

0
Copy of Untitled Design (1)

Banyak novel Indonesia dengan beragam alur cerita yang menarik diangkat ke layar lebar. Novel memiliki berbagai genre, seperti romansa, horor, thriller, dan masih banyak lagi sehingga pembaca bisa memilih novel sesuai dengan kesukaannya.

Tak jarang pula, novel yang berisi tulisan panjang dengan halaman mencapai ratusan, dibentuk ke dalam audio visual dengan dijadikan film maupun series. Hal ini tentu saja bisa membuat film Indonesia lebih kreatif dan meningkatkan jumlah penonton.

Jika kamu sedang bingung mencari tontonan, berikut rekomendasi film Indonesia yang diangkat dari novel.

Dear Nathan

Berangkat dari Wattpad, cerita Dear Nathan diterbitkan dalam bentuk novel. Ternyata, novel tersebut laris di pasaran hingga akhirnya di angkat ke layar lebar dengan judul yang sama. Film Dear Nathan sendiri diperankan oleh Amanda Rawles sebagai Salma, dan Jefri Nichol sebagai Nathan.

Dear Nathan memiliki trilogi, yakni ‘Dear Nathan’, ‘Dear Nathan Hello Salma’, dan ‘Dear Nathan Thank You Salma’. Trilogi tersebut menceritakan bagaimana lika-liku kisah cinta Nathan dan Salma yang dimulai dari bangku SMA hingga menjadi anak kuliahan. Selain menceritakan kisah cinta mereka, film tersebut juga mengangkat masalah lain.

Pada Dear Nathan Hello Salma membahas mengenai Salma yang ingin masuk ke jurusan impiannya namun mendapat pertentangan dari ayahnya. Sedangkan pada ‘Dear Nathan Thank You Salma’ berfokus pada pelecehan seksual yang dialami oleh teman kampus Nathan.

Dilan

“Milea, jangan bilang ke aku ada yang menyakitimu. Nanti besoknya orang itu akan hilang.”

Siapa yang pernah mendengar kutipan ini? Yap, kutipan fenomenal satu ini berasal dari film fenomenal karya Pidi Baiq, yaitu Dilan.

Hal yang membuat film ini berbeda dari film bergenre romansa lain adalah latar waktu yang dipakai, yakni berlatar tahun 90-an, sehingga penonton bisa ikut bernostalgia ditemani kata-kata romantis dari Dilan.

Sama seperti Dear Nathan, film Dilan juga mempunyai trilogi, yaitu ‘Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990’, ‘Dilan Bagian Kedua: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991’, dan ‘Milea: Suara Dari Dilan’.

Adapula ‘Ancika: Dia yang Bersamaku Tahun 1995’ merupakan lanjutan dari trilogi film Dilan, di mana pada Dilan bertemu kekasih baru bernama Ancika.

Imperfect

Novel karya Meira Anastasia ini juga diangkat ke bioskop dengan diperankan oleh Jessica Mila sebagai Rara dan Reza Rahadian sebagai Dika. Imperfect sendiri bercerita tentang perjuangan Rara yang memiliki badan gemuk dan berkulit sawo matang.

Hal itu tentu saja membuat Rara terkena body shaming. Namun, ia tidak peduli akan hal itu, terlebih ia mempunyai pacar bernama Dika yang mencintainya apa adanya.

Suatu ketika, Rara ditawarkan oleh bosnya untuk naik jabatan. Ia pun merasa tidak percaya diri dengan tubuhnya hingga akhirnya ia menempuh segala cara untuk mendapatkan tubuh yang ideal.

Aku Tahu Kapan Kamu Mati

Film bergenre horor ini diangkat dari Wattpad dengan judul yang sama. Film ini dibintangi oleh artis papan atas, seperti Natasha Wilona, Ria Ricis, Al Ghazali, Sonia Alexa, Kevin Torsten, dan Asri Welas.

Salah satu karya dari Arumi E ini, bercerita mengenai Siena (Natasha Wilona) yang sering mendapat firasat bahwa orang di sekitarnya akan meninggal.

Kemampuannya ini didapat setelah ia mengalami mati suri. Namun, orang-orang di sekitarnya tidak percaya dan membuatnya tidak nyaman dengan kemampuannya.

Dua Garis Biru

Dua Garis Biru menjadi film yang pernah viral pada masanya. Film ini ternyata diadaptasi dari novel karya Lucia Priandarini dengan judul yang sama.

Film ini menceritakan Dara (Adhisty Zara) dan Bima (Angga Yunanda) yang menjadi sepasang kekasih. Mereka di mabuk asmara hingga melakukan hubungan suami istri, padahal saat itu mereka masih menjadi pelajar SMA.

Atas kejadian tersebut, Dara hamil dan dikeluarkan dari sekolah hingga diusir. Dari film ini, juga sekaligus memberikan edukasi seksual kepada anak muda akan adanya risiko ketika melakukan hubungan yang belum resmi.

Bumi Manusia

Pramoedya Ananta Toer menjadi penulis yang melahirkan banyak novel, salah satu karyanya yang terkenal adalah Bumi Manusia. Novel ini kemudian dijadikan film dengan dibintangi Iqbaal Ramadhan sebagai Minke dan Mawar de Jongh sebagai Annelies.

Film ini berlatar era kolonial Belanda, di mana menceritakan Minke, satu-satunya pribumi sekaligus keturunan priyai yang menjadi siswa HBS.

Pada suatu saat, Minke bertemu dan jatuh cinta dengan Annelies. Ia pun juga bertemu dengan Nyai Ontosoroh, seorang pribumi yang berjuang melawan ketidak adilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *