Pulang ke Istana Bogor, Presiden Gunakan KRL Sambil Berdesak-desakan Bersama Warga
Ada kehebohan yang terjadi di kereta rel listrik ( KRL) Commuterline tujuan Bogor pada Rabu petang (6/3/2019). Kehebohan itu, dikarenakan kedatangan orang nomer satu di Indonesia yakni Presiden Jokowi.
Kehadiran Presiden di KRL ini, tanpa ajudan maupun pengamanan dari paspampres. Presiden hanya didampingi Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.
Presiden memilih menggunakan KRL untuk pulang ke Istana Bogor. Dalam video youtube yang diunggah Erri Subakti, memperlihatkan Presiden, dengan mengenakan pakaian khasnya yakni kemeja lengan panjang berwarna putih ini, terlihat berbaur dengan penumpang. Bahkan Presiden yang selalu memegang hand grip selama perjalanan, harus merasakan berdesak-desakan bersama penumpang. Maklum saja, saat itu merupakan jam sibuk atau jam pulang kantor.
Dalam video ini, banyak penumpang yang melakukan foto selfie dengan Presiden. “Pak lihat sini donk Pak,” kata salah satu penumpang, agar dapat foto bareng dengan Presiden. Presiden pun sesakali meminta penumpang tenang agar tidak mengganggu penumpang yang lain.
Foto-foto Presiden di dalam KRL yang diabadikan penumpang banyak tersebar di media sosial dan mendapat banyak komentar dari warganet. Seorang pengguna Twitter bernama @MurtadhaOne bercerita betapa terkejutnya dia ketika menyadari satu kereta bersama Jokowi.
@MurtadhaOne bahkan sampai berani memberikan julukan kepada Jokowi sebagai ‘Presiden gokil’.
“Hari ini gw lagi ada perlu ke Bogor dan karena gw males kena macet,
gw milih naik kereta ke Bogor,
pas di Stasiun Tanjung Barat, ada sosok yang kayak gw kenal. Gw lihat-lihat, ternyata Pak Jokowi, Presiden kita.
Gokil!,” tulisnya sambil membagikan potret Jokowi berdesakan di kereta.
Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin membenarkan Jokowi menggunakan KRL saat pulang ke Bogor.
“Benar, dari Tanjung Barat ke Bogor,” kata Bey, Rabu petang, (6/5/2019).
Sebelum pulang dengan KRL, Jokowi menghadiri kegiatan sosialisasi program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT) di Gelanggang Olahraga (GOR Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
