WhatsApp Image 2019-04-08 at 11.41.27 PM

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong agen perjalanan wisata yang tergabung dalam Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies atau  Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASITA) untuk bertransformasi ke digital.  Menpar menyebut sekarang zamannya digital yang segalanya dapat dilakukan hanya dengan  selular, termasuk urusan wisata.

“Teman-teman Asita anda mirip wartel. Wartel itu apa sih, kalau kita mau pelayanan,  kita mendatangi seseorang itu namanya walking service.  Travel agent manual itu persis wartel, orang ingin pelayanan, dia datang ke Ota, namun ketika ada selular orang tidak perlu datang ke wartel. Ketika zaman digital, orang tidak perlu lagi datang ke travel agent manual, percayalah sama saya,” kata Menpar dalam sambutannya pada acara pelantikan Dewan Pengurus Pusat Asita periode 2019-2014 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Senin malam (8/4/2019).

Menpar menyebut generasi muda sebagai generasi yang paling banyak melakukan wisata. Hampir  90 persen generasi muda, menggunakan digital dalam memesan paket wisata.  Kondisi ini,  harus dimanfaatkan biro perjalanan wisata yang masih menggunakan konsep konvensional.

“Anak muda, saya berani mengatakan 90 persen lebih tidak akan pernah lagi datang ke travel agen manual, karena mereka sangat digital safety. Digital  safety itu belum lahir sudah digital. Lima tahun sekarang sudah pegang selular,” ujar Menpar.

Menpar  siap memberikan dukungan kepada biro perjalanan wisata yang ingin beralih ke digital

“Saat ini tren dan forecastinganya harus ke digital, ayu bareng bersama-sama. Asita, anda saya suport lagi untuk kita semua agar tidak ketinggalan kereta,”ucap Menpar

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Asita yang baru periode 2019-2024 Nunung Rusmiyati mengapresiasi dukungan Kementerian Pariwisata dalam mengembangkan biro-biro perjalanan wisata di tanah air.

Rusmiyati menyadari bahwa digital memiliki peran penting  dalam meningkatkan operasional biro perjalanan wisata. Saat ini, Asita sedang menggalakan kembali program Asita Go.

“Sejak ini, besok (9 April 2019), kita ada rapat pleno  dan itu akan dipresentasikan. Dan mudah-mudahan itu akan menjadikan   Asista Go  menjadi tulang punggung atau bisa memanfaatkan online sistem ini,” kata Rusmiyati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *