Sajikan Aneka Takjil, Pasar Benhil Selalu Diburu di Saat Ramdhan

0
381525691

Bulan Ramadhan identik dengan takjil. Makanan sebutan untuk berbuka puasa itu, selalu menjamur di Jakarta, termasuk di Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Bahkan penjualan takjil di Pasar Benhil ini, setiap tahun selalu digelar saat memasuki bulan puasa.

Tak heran jika warga banyak yang sudah  mengetahui kehadiran penjualan takjil di pasar Benhil ini.  Bermacam-macam takjil yang dijual menjadi daya tarik warga untuk mengunjunginya.  Selain itu, harga yang  masih terjangkau juga menjadi faktor ramainya pasar Benhil ini saat bulan Ramadhan.

Penjualan takjil di pasar Benhil ini, buka menjelang petang.   Saat di sore hari, puluhan pedagang sudah siap untuk menjual aneka macam takjil yang dijualnya, seperti rendang, gulai kepala ikan kakap, ikan bakar, gurami bakar, bawal goreng asam manis, goreng balado jengkol, urap, goreng tongkol, gorengan, kue basah, aneka kolak, aneka minuman dan masih banyak lagi.

Pada umumnya, takjil yang dijual di Pasar Benhil ini,  ramai dikunjungi saat jam pulang kantor. Kebanyakan orang-orang perkantoran yang membeli untuk menu berbuka puasa baik  di rumah maupun di jalan.

Mega (37) salah satu pedagang takjil, mengakui dagangnya hanya sisa sedikit, setelah dibeli pegawai kantor.  “Banyak banget mas, orang-orang kantor pada beli disini, termasuk ke dagangan saya. Mereka dari mana saja karena Benhil kan banyak perkantoran,” kata Maya kepada tim liputan El John News, Rabu (8/5/2019).

Mega mengaku sudah sering dagang takjil di pasar Benhil ini setiap bulan Ramadhan. Menurutnya, sejak dagang takjil, pendapatan bertambah . Pasalnya  setiap ikut berdagang, takjil yang dijualnya selalu habis atau tersisa sedikit.

“Alhamdulillah, takjil yang saya juga tinggal sedikit, bahkan pernah habis juga. Jadi membantu, pendapatan saya bertambah berdagang takjil di pasar Benhil,”ujarnya.

Penjualan takjil di pasar Benhil ini, dapat dijadikan tempat wisata kuliner sambil menunggu azan Magrib. Namun perlu dicatat, jangan sampai datang ke tempat ini  hanya beberapa menit jelang  azan Magrib, apalagi yang baru pertama kali  ke sini. Pasalnya, banyak sekali  takjil yang dijual sehingga membuat  anda bingung mau pilih yang mana. Usahakan satu jam sebelum azan Magrib sudah sampai di surga kuliner Ramadhan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *