Penuhi Kriteria Penilaian PPD Terbaik, Kabupaten Bangka Raih Penghargaan Bappenas 2019
Pemerintah kabupaten Bangka dinobatkan sebagai Kabupaten dengan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (PPD) terbaik 2019 oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Atas capaian itu, Bupati Bangka, Mulkan, SH. MH, menerima penghargaan dari Kepala Bappenas, Bambang Sumantri Brojonegoro. pada Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yang dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. di Hotel Shangri La, Jakarta. Kamis (9/5/2019).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(Bappeda) Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto mengatakan reformasi birokrasi yang dipelopori Bupati Bangka menjadi kunci penerimaan penghargaan ini.
“Kabupaten Bangka mendapatkan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2019 karena memenuhi seluruh kriteria penilaian oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),” ungkap Pan Budi.
Ia menjelaskan untuk kriteria penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2019. Pertama,RKPD Kabupaten Bangka memiliki keterkaitan erat dengan RPJMD Kabupaten, RPJMD dan RKPD Provinsi serta RPJMN dan RKP Nasional; kedua, memiliki konsistensi antara hasil evaluasi dengan isu strategis, isu strategis dengan prioritas, dan prioritas dengan penganggaran. Ketiga, rkpd memiliki kedalamaan dan kelengkapan yang baik, dilengkapi dengan kerangka ekonomi daerah, kerangka kebijakan keuangan daerah, analisa, arah kebijakan dan prioritas pengembangan wilayah, strategi dan arah kebijakan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah; strategi dan arah kebijakan pengurangan kemiskinan; strategi dan arah kebijakan pengurangan pengangguran; strategi dan arah kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan; serta strategi dan arah kebijakan percepatan pencapaian tujuan pembangunan sustainable development goals. Keempat, memiliki keterukuran tujuan dan sasaran yang dilengkapi dengan indikator kinerja, dan prakiraan maju anggaran tahun berikutnya.
Dilihat dari sisi pencapaian pembangunan daerah, Pemkab Bangka juga berhasil melampaui seluruh target pembangunan utama. Indeks pembangunan manusia (ipm) diproyeksikan meningkat menjadi 71,59. Gini rasio berada dilevel 0,27. Pertumbuhan ekonomi melonjak hingga 5,11%. Tingkat pengangguran terbuka di angka 4,12. Tingkat kesejahtraan masyarakat yang diukur dari pendapatan per kapita mengalami perbaikan signifikan.
“Ombudsman memberikan skor indeks pelayanan publik terbaik di indonesia di tahun 2017, sementara Menpan RB memberikan skor A untuk penyelenggaraan pelayanan publik. Kementrian dalam negeri memberikan skor sangat tinggi dan terbaik di Bangka Belitung dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Kementrian keuangan memberikan opini wajar tanpa pengecualian untuk pengelolaan keuangan,”terangnya.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka, Akhmad Mukhsin mengataka bahwa Inovasi yang kami kembangkan adalah inovasi yang terkait langsung dengan pembangunan ekonomi dan pencapaian target pembangunan manusia
“Dalam pelaksanaan pembangunan, Kami selalu dan terus melakukan inovasi guna mempercepat pencapaian target pembangunan,”pungkas Akhmad Mukhsin.
