Menpar Optimis Kota Lama Semarang Optimis Status Warisan Budaya Dunia

0
images (21)

Kota Lama Semarang yang penuh pesona diyakini akan menjadi destinasi berkelas dunia, dan mendapat pengakuan atau status sebagai warisan budaya dunia dari UNESCO. Menteri Pariwisata untuk ketiga kalinya kunjungi Kota Lama Semarang. Kali ini tempat yang didatangi Arief Yahya adalah Spiegel and Bistro Cafe, kafe ini lokasinya di Bangunan Cagar Budaya.

Arief Yahya mengatakan, untuk menjadikan Kota Lama Semarang sebagai destinasi berkelas dunia harus mencontoh sejumlah tempat wisata dengan standar internasional.

“Kita harus mencontoh orang lain yang sudah sukses untuk mengelola semacam kota lama di dunia ini, salah satunya Paradores, perusahaan di Spanyol yang berdiri 90 tahun yang lalu dan mengelola banyak site heritage,” kata Menpar Arief Yahya, Sabtu (22/6/2019).

Untuk lebih menata Kota Lama Semarang, Kementerian Pariwisata akan mendukung dalam hal manajemennya, integrasi tourism master plan, dan upaya mendapatkan sertifikasi dari UNESCO sebagai World Heritage City.

“Kalau tidak mendapatkan sertifikat UNESCO, tidak bermain kelas Dunia. Apabila dapat sertifikat itu maka akan mudah menjualnya,” kata Menpar.

Saat ini Kementerian PUPR telah membangun masterplan yang lebih fokus membangun insfratruktur, dan akan digabung dengan tourism masterplan yang dikerjakan Badan Otoritas Borobudur (BOB), termasuk Semarang.

Terkait peluang untuk diakui UNESCO, Menpar mengemukakan peluangnya cukup besar.

“Kondisi obyektifnya memenuhi syarat. Saya sudah cukup lama juga ikut serta mengelola Kota Tua Jakarta. Kotanya [Kota Lama Semarang] sudah bagus,” kata Arief. (Sumber GenPI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *