Kompetisi eSport di Objek Wisata, Bisa Jadi Alternatif Tarik Turis Milenial

0
195f910b-0038-4c89-92cc-d9d97312636b-780x405

Menarik kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) tak hanya mengandalkan keindahan alam suatu objek wisata saja, namun ada unsur lain yang dapat mendulang kunjungan wisatawan, salah satunya adalah event pariwisata.

Ternyata benar, tidak sedikit event pariwisata yang dapat menarik kunjungan wisatawan ke Indonesia, sebut saja ada Bangka Culture Wave, Tour de Bintan, Pesta Kesenian Bali dan masih banyak lagi.Event-event tersebut cukup efektif membantu pemerintah memenuhi target kunjungan wisatawan.

Tak heran, jika Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya terus mendorong kepala daerah untuk memperbanyak event pariwisata yang penuh kreatifitas. Hal tersebut juga sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi, yang ingin event pariwisata di daerah diperbanyak sebagai modal untuk menarik kedatangan wisatawan.Terkait hal ini, ada event pariwisata berbasis olahraga yang dapat menjadi alternatif, yakni kompetisi eSport yang penyelenggaraannya digelar di destinasi wisata. Kenapa event yang satu ini bisa menjadi alternatif untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan ke Indonesia.

Pertama, eSport merupakan olahraga elektronik yang dimainkan dengan banyak peserta, melalui perangkat video game. Awalnya permainan ini, hanya dimainkan oleh kalangan amatir, namun kini sudah dimainkan para profesional, yang didominasi oleh kaum milenial. Perkembangan eSport sangat dashyat dan sudah menjamur di berbagai negara, bahkan sudah menjadi industri.

Kedua, eSport sudah masuk di event olahraga bergengsi didunia, seperti Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Meski baru tampil di ajang eksibisi, olahraga yang satu ini sukses mencuri perhatian. Buktinya saja, Presiden Jokowi, tertarik untuk menggelar kompetsi eSport memperebutkan Piala Presiden.

Tak hanya Presiden, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga pernah menyelenggarakan kegiatan serupa, belum lagi perusahaan swatsa seperti perusahaan digital dan komputer. Bahkan, kompetisi ini juga pernah diselenggarakan perusahaan yang tidak kaitannya dengan eSport. Kompetisi eSport yang digelar perusahaan maupun Pemerintah, selalu dibanjiri peserta.

Ketiga, Indonesia kaya akan destinasi menarik yang memiliki akses yang mudah, misalnya Borobudur yang saat ini sudah memiliki Bandara Internasional Yogyakarta.

Jika kompetisi eSport ini, dilangsungkan di salah satu destinasi unggulan tidak menutup kemungkinan dapat menarik jumlah wisatawan, khususnya wisatawan milenial. Apalagi diselenggarakan secara internasional, bisa jadi banyak wisman milenial dari mancanegara yang datang ke Indonesia.

Dari pesertanya saja sudah kelihatan, mereka kebanyakan adalah milenial. Kemudian setiap negara diperbolehkan mengirim maksimal dua atau tiga tim. Satu tim saja bisa lima atau enam pemain, lalu dikalikan banyak negara, maka yang ikut pun akan membludak.

Tak hanya sekedar berkompetisi, namun ada pagelaran budaya dan seni yang disajikan kepada para peserta, hitung-hitung sekalian dapat mmpromosikan seni dan budaya Indonesia. Para peserta yang notabennya jago digital ini, pasti ada yang meng-upload kegiatannya di media sosial, selama mengikuti kompetisi ini.

Jangan takut, soal jaringan. Indonesia memiliki banyak perusahaan digital yang kompeten, yang dapat mendukung kompetisi ini, salah satunya adalah Telkomsel. Perusahaan digital berplat merah ini, sudah tidak diragukan lagi untuk urusan jaringan. Sudah banyak infrastruktur jaringan yang dibangunnya, bahkan Telkomsel pernah menggelar kompetisi eSport.

Dengan faktor-faktor tersebut, tidak ada salahnya untuk mencoba menggelar kompetisi eSport di destinasi wisata ini. Untuk lebih memantapkan kompetisi, perlu sinergi Kementerian terkait dengan stakeholder lainnya serta dikuatkan dengan komitmen kepala daerah. Jika itu semua dilakukan, tidak menutup kemungkinan kompetisi eSport dapat menjadi event pariwisata milik kalangan milenial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *