PT Musim Mas Sorek yang Meubah Mindset
Sebagai masyarakat Indonesia, taukah kalian siapa penyumbang devisa terbesar di negera kita tahun ini? Tahun 2015 lalu, kelapa sawit menjadi menyumbang devisa terbesar bagi Indonesia. Indonesia pun menjadi negara nomor satu penghasil kelapa sawit terbesar di dunia.
Tanggal 29 Juli kemarin, para finalis Miss Earth mengunjungi salah satu perkebunan dan pengelolaan kelapa sawit di Pekanbaru, Riau, PT. Musim Mas. Musim Mas sudah berdiri sejak 1990 yang kini telah memiliki 28000 ha perkebunan: 6 ST. Setiap jamnya, PT Musim Mas berhasil menghasilkan 90 tan PK.
Tak hanya perkebunan, namun juga pengolahannya menjadi minyak goreng, sabun, biodiessel dan lainnya. Musim Mas telah menjadi perusahaan termaju di dunia untuk pengolahan biodiesselnya. Meski kelapa sawit sering dikenal sebagai perusak lingkungan, pembakar hutan dan penyumbang polusi, namun PT Musim Mas mampu mengubah mindset saya. Mereka menerapkan sistem zero burning atau menolak pembakaran untuk pembukaan lahan baru, mereka menerapkan cara mekanis yaitu menumpuk sisa bio massa.
Dari produksi hinggal emisi, PT Musim Mas membuktikan bahwa mereka merupakan perusahaan yang sangat ramah lingkungan. Semua polusi yang di hasilkan, mereka olah kembali menjadi sumber energi sehingga membuatnya menjadi perusahaan kelapa sawit pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil pada tahun 2004. Musim Mas fokus pada sustainability, membantu masyarakat kelas marginal dan mempunyai pengertian bahwa “it is our responsibilties to take care of the earth”.
Musim Mas juga telah membuka 8 sekolah yang terletak di Riau, Sumatra dan Kalimantan Tengah. Sekolah yang di buka pun tak hanya mengajarkan akademik, namun juga pelajaran untuk melestarikan lingkungan. Di setiap sudut sekolah yang para finalis kemarin datangi, terdapat tempat sampah yang di bagi menjadi organik, anorganik, kertas dan plastik. Tak hanya itu, mereka juga menyediakan wastafel yang strategis, sehingga anak-anak juga belajar untuk menerapkan pola hidup bersih. Musim Mas mengikatkan kita bahwa tanggung jawab melestarikan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Dan memulai untuk melestarikan lingkungan adalah mudah, hanya jika kita punya kemauan untuk melakukannya. It is not only for our generations, but for our future generations too.
Penulis: ERINNA AILEEN CHRESTELLA/ Finalis no. 22
