Semar Mantu Tampil di Festival Pertunjukan Tradisional (Pertunra) Hibur Warga Pangkalpinang

0
IMG-20191024-WA0061-1024x682

Festival Pertunjukan Tradisional (Pertunra) Tingkakt Nasional Tahun 2019, di Alun-alun Pangkalpinang, Semar Mantu sebagai wakil Provinsi Jawa Tengah, yang di bawa oleh Forum Komunikasi Media Tradisional Kabupaten Magelang ini, Banyak warga sangat terhibur oleh pertujunkan. Dalam pertunjukan Semar Mantu banyak hal dan pesan yang di sampaikan dalam pertujukan.

Tak pernah terbayang dalam benak Kanestren bakal memiliki menantu dari berbagai suku. Terlebih, dengan posisinya sebagai istri Semar, yang juga pamomong di wilayahnya. Namun, dia tak bisa mengelak saat tiga wanita datang, untuk dijodohkan dengan anaknya, Petruk, Gareng, dan Bagong. Semar pun berupaya meyakinkan Kanestren, jika perbedaan budaya tak berarti membuat keluarga terpecah-pecah.

Amoy dari Kalimantan, akhirnya dijodohkan dengan Petruk, Martinah (Papua) mendampingi Bagong, dan Hamidah (Minang) akhirnya mendapatkan Gareng, meski sebelumnya Gareng sempat menolak dijodohkan.

Ketua FK Metra Kabupaten Magelang Totok Budiono menjelaskan, keberagaman yang mereka tampilkan menunjukkan kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan berbagai suku yang ada. NKRI tersebut juga tercermin dari singkatan inisial nama lain mereka. N dari nama Nolo Gareng, K dari nama Petruk yang dikenal dengan Kantong Bolong, R dari sapaan Bagong yng merupakan anak Ragil, dan I adalah Ismaya, nama lain Semar.

“Keempatnya disingkat NKRI. Punokawan kami tampilkan karena identitas Jawa Tengah, terlebih Kabupaten Magelang yang terdapat makam Kiai Semar. Punokawan juga Sang Pamomong, di mana kekuasaan ada di tangan rakyat,” ungkap Totok.

Dia yang juga sutradara cerita tersebut mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap penampilan timnya. Bahkan, usai tampil, tak sedikit warga yang meminta berfoto bersama.

“Semoga kami mendapat penghargaan, minimal satu kategori,” harapnya.

Dalam festival tersebut, Jawa Tengah bersaing dengan 10 tim lainnya, yakni Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Bangka Belitung, Papua Barat, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *