Wings Air Tambah Rute Surabaya-Banyuwangi
Maskapai Wings Air mengembangkan serta menambah jumlah rute penerbangannya dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara Blimbingsari Banyuwangi. Direncanakan pada akhir Oktober nanti jadwal terbang ini terlaksana.
“Wings Air akan memulai penambahan frekuensi terbang tersebut per 30 Oktober 2016,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Suprayogi di Banyuwangi, Kamis (1/9).
Suprayogi mengatakan AirNav, lembaga yang diberi otoritas mengatur navigasi penerbangan di seluruh Indonesia, telah memberi tambahan slot terbang bagi maskapai Wings Air. Dengan penambahan ini Wings Air yang semula hanya sekali per hari terbang ke Banyuwangi, akan menjadi dua kali dalam sehari.
“Jadwal baru dari Wings untuk penambahan frekuensi direncanakan pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB. Sehingga makin lengkap pilihan waktunya,” katanya.
Dengan penambahan frekuensi tersebut maka dalam sehari ada empat penerbangan ke Banyuwangi dari Surabaya dan sebaliknya. Suprayogi menyebut penambahan jadwal terbang ini menguntungkan bagi wisatawan, pelaku usaha, maupun masyarakat yang ingin berkunjung ke kabupaten berjuluk The Sunrise of Java ini. Pilihan waktu pun menjadi lebih banyak, karena terdapat penerbangan mulai pagi hari yang dijalankan Garuda Indonesia dan siang hari oleh Garuda Indonesia dan Wings Air.
Dikonfirmasi terkait hal ini Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas optimistis penambahan frekuensi terbang tersebut semakin memacu geliat perekonomian di Banyuwangi. Pembangunan terminal baru Bandara Blimbingsari Banyuwangi yang saat ini sedang dikebut diharapkan akan mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang.
“Terminal baru ini berkonsep arsitektur hijau dan nyaris tanpa AC. Saat ini pembangunannya memasuki tahap akhir dan dijadwalkan akan diresmikan pada awal 2017. Terminal baru ini nantinya akan jadi ikon baru yang bisa menarik perhatian wisatawan,” kata Anas.
Jumlah penumpang di Bandara Blimbingsari Banyuwangi sendiri terus mengalami peningkatan. Tercatat pertumbuhan penumpang melonjak hingga 1.308 persen dari hanya 7.826 penumpang (2011) menjadi 110.234 penumpang (2015). Hingga 28 Agustus 2016, bandara tersebut telah melayani sekitar 70.257 penumpang.
