Lewat Kolaborasi, EL JOHN Indonesia Ajak Finalis MMI 2026 Selamatkan Laut

0
WhatsApp Image 2026-04-25 at 12.31.14 (2)

CEO EL JOHN Indonesia Shin Xiao sedang memberikan paparan kepada finalis Mermaid & Merman Indonesia 2026 (Foto: El John Media/Sigit)

El John News, Jakarta-Komitmen terhadap pelestarian lingkungan laut menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan COO EL JOHN Indonesia, Shin Xiao, dalam ajangMermaid & Merman Indonesia 2026.

Sebagai dewan juri kehormatan, ia tidak hanya menilai para finalis dari sisi penampilan dan kemampuan, tetapi juga mendorong mereka untuk memiliki kepedulian nyata terhadap isu lingkungan, khususnya konservasi laut.

Dalam keterangannya, Shin Xiao mengajak para finalis untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dengan membangun kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah dan pihak swasta, guna mengatasi kerusakan ekosistem laut akibat aktivitas industri seperti pertambangan.

Ia menilai bahwa pendekatan yang dilakukan selama ini belum memberikan hasil maksimal, sehingga diperlukan strategi baru yang lebih kolaboratif dan konstruktif.

“Kita bisa berkolaborasi membuat sesuatu. Seperti yang tadi saya ceritakan, di belakang itu banyak aktivitas mining. Tapi bagaimana supaya karang-karang yang sudah rusak bisa cepat pulih,” ujar Shin, di Balai Kartini Jakarta, Sabtu (25/4/2026)

Menurutnya, solusi yang ditawarkan tidak harus bersifat konfrontatif, melainkan melalui pendekatan yang lebih diplomatis dan berbasis solusi.

“Kita bisa bikin proposal, bukan marah-marah. Karena dari dulu kita sudah berusaha, bahkan seperti ‘berperang’ di daerah itu, tapi belum berhasil. Mungkin dengan adanya duta-duta seperti kita ini, kita bisa memikirkan cara terbaik untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta,” jelasnya.

Shin Xiao menekankan pentingnya keseimbangan antara kepentingan bisnis dan keberlanjutan lingkungan. Ia menyadari bahwa aktivitas pertambangan memiliki nilai ekonomi yang besar, namun tetap harus diimbangi dengan upaya pemulihan ekosistem laut.

“Walaupun mereka tetap melakukan mining karena itu bisnis, kita juga harus memikirkan bagaimana laut kita bisa kembali normal. Karangnya tumbuh lagi, ikan-ikan kembali datang,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa potensi ekonomi dari sektor pariwisata berbasis kelautan juga tidak kalah penting, meskipun sering kali kurang diperhitungkan dibandingkan sektor pertambangan.

“Kalau dihitung, mining memang menghasilkan uang lebih besar daripada tourism. Tapi kita harus berpikir jauh, bagaimana mencari win-win solution antara bisnis dan keberlanjutan,” ungkapnya.

Melalui ajang Mermaid & Merman Indonesia 2026, Shin Xiao berharap para finalis dapat menjadi duta yang tidak hanya menginspirasi dari segi penampilan, tetapi juga mampu membawa dampak positif bagi lingkungan, khususnya dalam upaya konservasi laut.

“Ini yang kita sangat welcome, kolaborasi untuk masa depan laut kita,” tutupnya.

Seperti diketahui Mermaid & Merman Indonesia 2026 merupakan inovasi baru  dari Yayasan EL JOHN Indonesia bersama EL JOHN Pageant yang memadukan El John Indonesia berkolaborasi dengan Marine Action Expo (MAX) yang dilangsungkan di Hotel Borobudur dan Balai Kartini.

Tema yang diangkat yakniThe Spirit of the Archipelago: A Tribute to Earth Day” yang terinspirasi dari kekayaan Indonesia sebagai negara kepulauan. Tema ini memberikan ruang bagi para finalis untuk mengeksplorasi keindahan budaya dan laut Nusantara melalui penilaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *