Tingkatkan Kunjungan Wisman, ASITA Kalsel dan 7 ASITA Jalin Kerja Sama

0
IMG-20191210-WA0027

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan 7 ASITA daerah lainya menandatangani perjanjian kerja sama. Ke  tujuh ASITA tersebut,  antara lain Bali, Yogyakarta dan Bandung.

Penandatanganan ini,  merupakan rangkaian dari acara Forum Bisnis Pariwisata Kalsel di di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Senin (9/12/2019).  Wakil Gubernur (Wagub) Rusdy Resnawan, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman dan Ketua Umum Asita Nunung Rusmiati ikut menyaksikan penandatanganan kerja sama ini.

Dalam kerja sama itu,  disepakati untuk mempromosikan pariwisata  Kalsel maupun 7 daerah lainnya melalui paket perjalanan wisata. Ketua Umum Asita Nunung Rusmiati menyambut baik kerja sama ini.

Rusmiati mengatakan bahwa pariwisata merupakan sektor yang tidak pernah habis, berbeda dengan sektor lain, seperti batu bara yang ada batasan penggunaannya. Apalagi, Pemerintah Provinsi Kalsel telah berkomitmen untuk  mengubah ketergantungan komoditas  dengan pariwisata.

“Kita tadikan kan tau donk, Kalsel ini batu bara, tapi itu akan habis, tapi semua sekarang sudah sadar bahwa pariwisata lah tidak akan habis dan kita semakin promosikan semakin naik ke atas, tidak akan habis,” kata Rusmiati  kepada tim liputan El John News.

Rusmiati menyebut, kerja sama ini juga menjadi bukti bahwa  ASITA solid. “Jadi kita saling mengisi, itulah keunggulan dan kebesaran ASITA. Kita 34 provinsi saling mengisi, bagaimana kompaknya,” ungkap Rusmiati.

 

Menurut Rusmiati, dalam pelaksanaan, para ASITA daerah yang menjalin kerja sama tersebut, akan membuat paket wisata yang menghubungkan daerah wisata yang dikerjasamakannya, seperti wisatawan mancanegara (wisman) yang ke Yogyakarta juga akan ditawarkan ke Kalsel.

“Kalimantan Selatan bagus loh, naik pesawat cuma satu jadi kan tertarik. Di situ juga seperti orang itu tidak tau mungkin  dia taunya Bali, tidak tau Kalimantan Selatan, ini loh  dari Bali cuma beda satu jam. Nanti pun sebaliknya dari  Kalsel ke Yogya, ini direct  flight loh,” ujar Rusmiati.

Rusmiati optimis kerja sama ini dapat membantu pemenuhan target kunjungan wisman yang ditetapkan Pemprovnya masing-masing, sekaligus membantu target kunjungan wisman secara nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *