Rayakan Hari Jadi Ke-61, Gubernur Ajak Masyarakat Hijaukan Kembali NTB
Provinsi NTB akan merayakan hari jadinya yang ke 61 pada 17 Desember 2019 mendatang. Berbagai rangkaian kegiatan untuk menyambut acara tersebut telah dilaksanakan di berbagai kabupaten di NTB. Bahkan, kemeriahan untuk acara tersebut juga dilaksanakan di luar NTB seperti di Jakarta.
Rangkaian kegiatan untuk memperingati hari kelahiran NTB 17 Desember 1958 itu, juga dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa, melalui Pencanangan Gerakan NTB Hijau, di Dusun Kayu Madu, Desa Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Kamis, (12/12/2019).
Bersama masyarakat desa, perguruan tinggi, TNI/POLRI, Perangkat Daerah dan PKH se-NTB, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menanam Pohon di dusun tersebut, yang luasnya sekitar 5 hektar. Ke depan, desa ini direncanakan menjadi destinasi wisata buah bagi masyarakat.
Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menghijaukan NTB. Terutama pada lahan-lahan yang selama ini sudah gundul akibat aktivitas masyarakat.
“Mohon kepala kepala desa, camat dan Bupati, kalau ada oknum yang menebang pohon atas nama keserakahan, dia bukan hanya menumbangkan pohon yang berusia ratusan tahun. Namun juga menumbangkan kesempatan generasi masa depan untuk melihat indahnya hutan kita,” kata Gubernur.
Gubernur yang akrab disapa Bang Zul itu mengimbau masyarakat untuk belajar mencintai dan menghargai pohon serta lingkungan. Sebab, kadang kebahagiaan itu itu muncul, hanya dengan melihat indahnya hutan dengan pohon yang menjulang tinggi.
“Kadang saya berjalan di jalan yang jelek itu, menyaksikan pohon yang besar dan tinggi ratusan meter. Kadang kepuasan batin itu bisa didapat dengan melihat pohon-pohon itu,” ungkap Bang Zul.
Bang Zul menjelaskan bahwa masyarakat tidak harus menunggu Bupati, Gubernur dan Presiden untuk menghijaukan kembali NTB. Masyarakat bisa memulai dari diri sendiri, keluarga atau masyarakat terdekat. Sebab, dengan adanya media sosial seperti saat ini, banyak yang mengeluhkan masalah di sekitar. Namun, jarang yang mulai mencari solusi terhadap masalah tersebut.
“Mudah-mudahan melalui gerakan ini, dalam waktu yang tidak terlampau lama, kita bisa tersenyum menyaksikan NTB hijau kembali,” katanya.
