Pesona Indonesia Dalam Warkop DKI
Film terbaru Indonesia yang berjudul “Warkop DKI Reborn, Jangkrik Boss Part 1” sudah tayang di layar bioskop tanah air dan sukses besar. Tentunya momen berharga ini memang sudah dinanti-nantikan oleh para fans berat filmWarkop DKI karena juga biasanya kita terbiasa menyaksikan segala tingkah pola lucu dari trio Warkop DKI yang digawangi Dono, Kasino dan Indro serta Nanu diawal-awal penampilan mereka di layar kaca.
Tidak heran masyarakat Indonesia selalu mampu terhibur dengan segala tingkah kocak pria-pria bersahabat ini, selama karirnya sudah ada sekitar 34 judul film komedi yang silih berganti bisa disaksikan.
Tapi selain lawakan segarnya ternyata ada faktor lain yang menjadi daya tarik dari setiap film Warkop DKI ini yaitu pemilihan lokasi syuting yang sekaligus mempromosikan beberapa destinasi wisata di Indonesia.
Setelah menyaksikan film Warkop DKI Reborn, kali ini anda akan diajak bernostalgia menikmati kembali beberapa destinasi wisata yang sempat sangat identik dengan film-film lawakan terbaik tanah air pada periode tahun 1980-an sampai 1990-an.
- Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat
Sejak awal mula era Warkop DKI berjaya, turut naik pula popularitas kawasan Puncak di Bogor, dan mulai dijadikan sebagai destinasi liburan di akhir pekan. Apalagi lokasi ini hanya 1-2 jam perjalanan saja dari Jakarta, personel Warkop DKI bisa menikmati segarnya alam pegunungan sambil syuting film mereka..
Jalan-jalan di Kebun Raya Cibodas bisa jadi pilihan Anda untuk menikmati hari. Untuk akomodasinya, Puncak punya berbagai pilihan untuk Anda. Warkop DKI punya dua cara yang bisa anda pertimbangkan.
Dalam filmnya berjudul ‘Gengsi Dong’, Dono sebagai Slamet, Kasino sebagai Sanwani dan Indro yang menjadi Joy memilih berkemah untuk menikmati segarnya hawa pegunungan. Tapi, mereka tak lupa untuk adu gengsi di hadapan gadis cantik idola mereka Rita yang diperankan Camelia Malik.
Sayangnya situasi sekarang, makin sulit untuk berkemah di Puncak, kecuali masuk bila ke kawasan perkemahan. Untuk itu, Warkop DKI punya cara lain untuk menikmati kawasan Puncak yaitu dengan menyewa villa.
Ada banyak pilihan villa di Puncak, sewalah yang sesuai dengan kapasitas orang yang akan mengikuti kegiatan kita. Dalam film ‘Gede Rasa,’ sebuah villa di Puncak pun turut menjadi salah satu setting cerita.
- Taman Situ Lembang, Menteng, DKI Jakarta
Jauh sebelum banyak wisatawan memadati taman di Jakarta, Warkop DKI sudah sejak dulu syuting dan bersantai di taman-taman di Jakarta. Salah satu yang menjadi setting film Warkop DKI adalah Taman Situ Lembang yang bahkan masih ada hingga kini.
Warkop DKI, saat itu masih kuartet dengan Nanu, menikmati Taman Situ Lembang di kawasan Menteng, Jakarta dalam film ‘Mana Tahan’. Sambil bernyanyi, mereka bergoyang dangdut melagukan ‘Mana Tahan’.
Dibandingkan dulu zaman syuting Warkop DKI, Taman Situ Lembang sekarang iniu sudah banyak berubah. Tapi, anjungan mini untuk para pemancing masih tetap ada di sana.
Kira-kira hal kocak apa yang bisa dilakukan di Taman Situ Lembang bersama para sahabat? Warkop DKI di taman kota biasanya punya kencan buta yang gagal total hingga mengganggu kencan orang-orang di taman tersebut. Ada yang punya ide lebih kocak lagi?
3. Dunia Fantasi, Ancol, DKI Jakarta
Dunia Fantasi di Taman Impian Jaya Ancol sudah menjadi theme park favorit wisatawan sejak era Warkop DKI dulu. Dufan memiliki aneka wahana yang menarik dan menghibur, sampai yang paling memacu adrenalin. Warkop pun menikmati liburan asyik di Dufan dalam beberapa filmnya.
Dalam film ‘Atas Boleh Bawah Boleh’, Dono, Kasino, Indro menikmati liburan yang seru di Dufan bersama Eva Arnaz.
Bisa dibilang kebiasaan masyarakat Ibukota masih belum banyak berubah, masih banyak yang sangat menikmati waktu bersama sahabat atau keluarga di Dunia Fantasi. Jadi tunggu apalagi?
4. Kebun Tembakau Wonosobo, Jawa Tengah
Dalam film ‘Gengsi Dong’, Dono masih memakai nama Raden Mas Ngabei Slamet Condrowiryotikto Edipranoto Joyosentiko Mangundirjokusumo. Bukan main panjangnya nama Dono ya?! Dia adalah anak juragan tembakau paling kaya di kampungnya.
Adegan film dibuka dengan Dono yang dengan bangga membawa pengumuman ujian masuk perguruan tinggi membelah perkebunan tembakau. Dimanakah kira-kira adegan legendaris ini dibuat? Tentu saja di Wonosobo. Bahkan sejak awal-awal filmnya, Warkop sudah mengenalkan destinasi yang hari ini disebut sebagai agro wisata itu. Berjalan-jalan di kebun tembakau Wonosobo tentu merupakan pengalaman yang menarik. Warkop memilih kebun tembakau di Wonosobo untuk berjalan-jalan menikmati hawa yang sejuk dan pemandangan hijau memanjakan mata.
Nikmati suasana pedesaan yang asri sampai malam menjelang. Wonosobo juga asyik untuk bersantai hingga menenangkan diri.
5. Kawasan Pantai Anyer, Banten
Apa jadinya film Warkop DKI tanpa adegan pantai-pantai dan gadis-gadis berpakaian renang ya?! Pesisir Banten punya banyak pantai yang bisa menjadi pilihan destinasi liburan dari Anyer sampai Carita. Menikmati pantai yang indah, sunset menawan sampai permainan air yang seru seperti banana boat tersedia lengkap.
Adegan pantai yang pertama sudah dimulai sejak film ‘Pintar-pintar Bodoh’. Aktris Dana Christina, menjadi gadis Warkop DKI yang pertama tampil berbikini.
Apa yang dilakukan Kasino? Dia bernyanyi lagu ‘Si Kodir Cekere Dekil’ lagu bergaya India tapi dengan lirik ala Banyumas, sambil diganggu Dono dari kejauhan. Adegan lucunya adalah saat Kasino tersandung batu saat berlari ketika ingin memeluk kekasihnya.
Tapi tidak hanya dulu, kini Pantai Anyer dan Pantai Carita masih menjadi destinasi wisata weekend populer. Harus dicoba dong datang ke sana untuk bersantai sekaligus nostalgia.
- Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat
Pantai lain yang dijadikan destinasi wisata oleh Warkop DKI adalah Pantai Pelabuhan Ratu di Sukabumi Selatan. Laut Selatan Pulau Jawa memang punya banyak pantai yang indah, termasuk di Pelabuhan Ratu.
Pelabuhan Ratu sudah punya resort yang bagus dan representatif untuk kedatangan wisatawan. Dalam film ‘Sudah Pasti Tahan’, Dono, Kasino, Indro membawa Linda yang diperankan oleh Sally Marcelina dan Christine yang diperankan oleh Nurul Arifin berlibur ke Pelabuhan Ratu. Kebetulan Warkop DKI menjadi juri kontes kecantikan pada saat itu dalam cerita filmnya.
Nikmatilah ombak yang khas dan pasir pantai Pelabuhan Ratu seperti para anggota Warkop DKI menikmatinya. Sambil liburan, semua yang datang ke sini juga bisa bernostalgia dengan berbagai adegan lucu khas Warkop DKI.
