Melalui Rekaman Video, Dubes Djauhari Perlihatkan Kota Beijing Yang Sudah Pulih

0
WhatsApp Image 2020-03-06 at 10.49.28 (1)

Duta Besar RI untuk Repulblik Rakyat Tiongkok (RRT) merangkap Mongolia Djauhari Oratmangun, melaporkan kondisi Kota Beijing, Tiongkok melalui rekaman video bedurasi 4 menit 38 detik. Video ini diambil Djauhari pada Kamis (5/3/2020).

Dalam video tersebut, Djauhari bersama sejumlah stafnya memperlihatkan kota Beijing yang sebelumnya sempat lumpuh akibat wabah virus corona yang ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei.

Djauhari mengatakan, kondisi Kota Beijing mulai berangsur-angsur normal, meski belum seramai sebelum wabah  itu terjadi. Namun aktivitas masyarakat sudah terlihat, seperti sudah ada masyarakat yang berkantor.

Djauhari mencoba memasuki salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Kota Beijing.  Di pusat perbelanjaan ini, Djauhari memperlihatkan sebuah gerai yang sudah buka. Kebetulan gerai tersebut merupakan gerai yang menjual batik Indonesia.

 

Tak hanya itu, Djauhari dan rombongan sempat memasuki kedai minuman dan duduk selama beberapa menit untuk memberitahu kondisi pusat perbelanjaan ini.

“Saya, Pak Ari, Pak Imam, serta Dea dan Randy, sedang berada di mall SKP, salah satu mall yang cukup tranding di Beijing. Kehidupan sudah dimulai, dibandingkan awal-awal kami ke sini kurang lebih tiga minggu lalu, sangat sepi, sekarang sudah banyak pengunjungnya dan toko-toko nyaris sudah buka semua,” kata Djauhari.

Di kesempatan ini, Djauhari mengungkapkan, bahwa  kehidupan di Beijing sudah menggeliat. Hal ini tak lepas dari instruksi Pemerintah setempat,  yang menyebutkan penyebaran virus corona terus menurun. Hal itu dibuktikan dengan  semakin berkurangnya masyarakat Tiongkok  yang terjangkit virus  dan juga  jumlah yang sembuh  meningkat.

“Kita berharap juga dengan mulai bangkitnya ekonomi Tiongkok dengan tentunya melalui keputusan Pemerintah dan instruksi Presiden di sini, agar pusat-pusat produksi mulai beroperasi lagi, ini akan menggairahkan ekonomi Tiongkok, menggairahkan ekonomi regional dan pada akhirnya juga ada dampaknya pada Indonesia,” ujar Djauhari.

Setelah berkunjung ke pusat perbelanjaan, Djauhari dan rombong kembali ke kantor Kedubes RI. Selama perjalanan, Djauhari memperlihatkan kondisi jalan-jalan di Beijing yang sudah mulai ada lalu lalang kendaraan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *