Kerajaan Belanda Siap Kembangkan Pariwisata Indonesia
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan Kerajaan Belanda telah menyampaikan komitmennya untuk ikut mengembangkan pariwisata Indonesia.
“Saya tadi minta kepada Raja Willem untuk membantu kami, dengan mengirimkan beberapa praktisi pariwisatanya untuk melatih kita mengembangkan spot-spot pariwisata kita. Tidak perlu bantuan finansial, tetapi kami perlu ahli-ahli di bidang pariwisata untuk melatih para kaum muda disini mengembangkan sektor ini dalam hal kebersihan, mendidik mereka dalam melayani wisatawan, membuat sebuah tempat menjadi lebih menarik untuk wisatawan,” kata Menko Luhut setelah menerima kunjungan Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti dari Belanda di kampus Institut Teknologi Del di Lagu Boti, beberapa waktu lalu.
Pada kunjungan tersebut Menko Luhut yang didampingi ibu Devi Pandjaitan, dan Menparekraf Wishnutama mengajak pasangan kerajaan Belanda ini berkeliling kompleks Institut Teknologi Del.
“Dari pembicaraan tadi tercetus ide untuk membuka penerbangan langsung Amsterdam-Medan sehingga para wisatawan bisa melanjutkan perjalanannya kemana lagi,” jelas Menko Luhut.
Menko Luhut yakin kita punya peluang yang cukup besar untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan dari Belanda ke Indonesia terutama Sumatera Utara.
“Karena mereka pernah tinggal lama di sini pada masa penjajahan, wilayah yang bersih, pemerintah setempat punya keinginan yang besar untuk membangun dan satu lagi, mereka senang dengan Presiden Joko Widodo,” kata Menko Luhut.
Menurut Menko Luhut kedua pihak sepakat untuk melakukan conference call, membicarakan kelanjutan dari pembicaraan tersebut pekan depan.
Dalam kunjungan tersebut, pasangan kerajaan berkesempatan bertatap muka dengan para praktisi pariwisata yang sedang mengadakan seminar. Ratu Maxima mengatakan pentingnya pengembangan kapasitas dalam industri pariwisata.
“Capacity building (proses mendapatkan, meningkatkan dan mempertahankan keterampilan, pengetahuan dan peralatan untuk meningkatkan kompetensi) sangat dibutuhkan jika Anda ingin memiliki bisnis pariwisata yang sustainable. Sebuah konsep yang selain memberi manfaat ekonomi juga memberi kontribusi pada kegiatan konservasi,” kata Ratu Maxima.
Menyinggung kerja sama antar bisnis sebesar 1 miliar dolar AS yang dihasilkan dalam kunjungan pasangan ini, Menko Luhut mengatakan lebih banyak untuk kerjasama pertanian.
“Belanda salah satu mitra dagang terbesar kita di benua Eropa. Kerja sama 1 miliar dollar itu ada yang diperuntukkan bagi pengembangan sektor pariwisata dan pertanian. Disini kan ada tanah yang terletak di wilayah tinggi seperti Humbang Hasundutan, yang bisa dijadikan lahan pertanian untuk bisa dijadikan juga sebagai tourism spot jadi yang ditanam disitu harus bibit-bibit unggul,” katanya.
