Menteri Bappenas Pastikan Bali Aman Untuk Dikunjungi

0
DSC0988-1

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menyakinkan wisatawan, bahwa Bali aman dikunjungi meski pandemi Covid-19 masih terjadi. Keyakinan ini merujuk pada tekad  kuat dari  sejumlah  komunitas adat di Bali dalam mencegah penyebaran virus yang mudah menular itu.

“Mereka punya Pecalang (petugas keamanan adat), itu sistemnya komunitas. Jika ada yang terkena, mereka bisa antisipasi cepat,” katanya dalam bincang-bincang virtual bertema “Bali Bangkit” di Bali,  Selasa (4/8/2020). Dialog ini juga disiarkan di akun youtube Bappenas.

Suharso  menyebut apa yang diimbau Pemerintah dijalankan secara benar oleh komunitas Bali. Karena itu mereka pun terjun ke lapangan untuk mengawasi pergerakan wisatawan selama berada di Bali.

Selain komunitas adat, fasilitas kesehatan di Bali saat ini sudah memadai. Fasilitas kesehatan menjadi prioritas di Bali mengingat Bali merupakan destinasi wisata dunia.  Tak hanya itu yang menggembirakan kasus-kasus baru Covid-19 di Bali sudah dapat ditekan.“Kemudian tingkat yang kena (COVID-19) mulai menurun dan mudah-mudahan bisa bertahan terus,” imbuhnya.

Sedangkan warga Bali sendiri, lanjut dia, juga menerapkan protokol kesehatan di antaranya menggunakan masker, jaga jarak hingga tersedianya fasilitas sanitasi tangan di sejumlah titik.Selain itu, kata dia, fasilitas pariwisata di antaranya perhotelan dan restoran juga menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi tidak usah khawatir, pencegahan dengan sistem komunitas yang kuat dengan sistem , kemudian masyarakatnya sendiri menerapkan kedisiplinan tinggi,” katanya.

Menteri PPN saat ini sedang berada di Bali dalam rangka kunjungan kerja di Bali, salah satunya memastikan sejumlah proyek prioritas terlaksana di tengah pandemi COVID-19.

Seperti diketahui, pariwisata di Bali resmi dibuka secara keseluruhan pada Jumat (31/7). Pembukaan dilakukan di tengah pandemi COVID-19 yang belum kunjung selesai sejak muncul di awal Maret lalu.

Pemerintah berdalih pembukaan pariwisata mampu memulihkan perekonomian yang kian terpukul semasa pandemi berlangsung. Kondisi ekonomi masyarakat Bali juga dirasa perlahan akan membaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *