Menparekraf dan Menkominfo Bahas Infrastruktur Telekomunikasi di 5 DSP

0
Whats_App_Image_2021_01_18_at_4_31_49_PM_1_8510877d1a

Pengembangan 5 destinasi super prioritas (DSP) terus dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf). Berbagai aspek pun untuk mendukung pengembangan kelima destinasi tersebut,  juga dikebut pembenahannya.

Salah satu aspek yang diperhatikan adalah aspek  Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pada Senin (18/1/2021), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,  (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta Pusat.

Kedatangan Sandiaga ini untuk bertemu  dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate   membahas pengembangan infrastruktur TIK  di Indonesia khususnya di 5 destinasi super prioritas.

Sandiaga mengatakan TIK merupakan bagian terpenting dalam sektor pariwisata. Dengan TIK, detinasi yang ada di Indonesia dapat diperkenalkan secara luas  hingga ke mancanegara.

 “Upaya ini sesuai arahan Presiden Jokowi untuk menyiapkan secara total destinasi super prioritas. Saat ini kita melihat bahwa telekomunikasi dan informatika bukan lagi sebagai infrastruktur tambahan, melainkan infrastruktur utama. Karena begitu kita mendarat di 5 destinasi super prioritas, kita akan nyalakan smartphone atau handphone kita dan kita akan sangat bergantung kepada coverage signal,” ujar Sandiaga.

Sandiaga pernah mengalami kesulitan mendapatkan signal. Hal itu terjadi disaat, mengunjungi Pasir Panjang di Pulau Rinca, Labuan Bajo, NTT belum lama ini. Selain itu saat berkunjung ke desa kreatif mengekspor tiwul  instan ke Timur Tengan di Wonosobo, Sandiaga juga mengalami hal yang serupa, bahwa ternyata tidak ada infrastruktur TIK yang memadai di desa kreatif Wonosobo ini.

Menurut Sandiaga, yang dibutuhkan untuk memperkuat infrastruktur TIK adalah kolaborasi dengan kemenkominfo sebagai Kementerian yang mengurusi sektor komunikasi dan informasi. 

 “Saya yakin dengan koordinasi dan kolaborasi yang kita bangun akan memberikan manfaat yang baik, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang sekarang ini menghidupi sekitar 34 juta masyarakat Indonesia,” kata Sandiaga.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pihaknya tentu akan membantu mempersiapkan coverage signal 4G yang memadai, baik kecepatannya maupun kualitas sinyalnya di 5 destinasi super prioritas.

 Untuk mendukung ketersediaan sinyal tersebut, Menkominfo menjelaskan pihaknya akan melanjutkan dan meneruskan program-program di sektor telekomunikasi dan informatika mulai dari pembangunan infrastruktur TIK di seluruh wilayah Indonesia, serta mengajak operator seluler untuk menyelesaikan secara simultan pembangunan infrastruktur TIK.

“Sehingga pada 2022 nanti jaringan telekomunikasi atau tersedianya sinyal di seluruh wilayah administratif pemerintah, pemukiman penduduk, dan di 5 destinasi super prioritas itu bisa terlaksana, baik 2G, 3G, dan bahkan 4G. Untuk itu, marilah bersama-sama saling mendukung, memperkuat kerja kolaborasi dan koordinasi untuk mencapai hasil yang maksimal,” katanya.

Turut hadir Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kemenparekraf/Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Hari Santosa Sungkari, dan Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Latief.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *