Butuh Dukungan Pemerintah Pusat, Walikota Deri Asta Undang Menparekraf Kunjungi Sawahlunto
Membangun sektor pariwisata tidak dapat sendirian, butuh dukungan dari berbagai pihak khususnya pemerintah pusat. Hal tersebut sejalan dengan konsep pentahelix yang memiliki kekuatan lima unsur yakni pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media. Apalagi saat ini sektor pariwisata sedang dilanda duka akibat pandemic Covid-19.
Kondisi tersebut yang kini dibutuhkan Kota Sawahlunto, apalagi kota ini telah berstatus sebagai ‘World Heritage’ dari UNESCO dan termasuk dalam kawasan Geopark nasional, yang pengembangannya membutuhkan bantuan dari Pemerintah Pusat.
Agar upaya itu tercapai, Walikota Sawahlunto Deri Asta bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) belum lama ini di gedung Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Pertemuan ini diinisiasi oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.
Dalam pertemuan tersebut, Walikota Deri Asta menyampaikan kepada Menparekraf mengenai potensi yang dimiliki Kota Sawahlunto untuk sektor pariwisata.
Walikota Deri Asta mengatakan butuh uluran tangan Pemerintah Pusat dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas di Kota Wisata Tambang Yang Berbudaya’ ini. Uluran tangan itu baik berupa kebijakan, program dan tentu saja anggaran besar yang tidak dapat di – cover dengan APBD kota.
Terkait hal ini, Walikota Deri Asta mengundang Menparekraf untuk berkunjung ke kota Sawahlunto melihat potensi yang ada sehingga dapat melahirkan kebijakan untuk membangun kembali pariwisata Sawahlunto di masa pandemi ini.
“Jadi kita mengundang bapak Sandiaga Uno untuk berkunjung langsung ke Sawahlunto meninjau langsung kondisi kita. Dari kunjungan itu nanti, tentu pak Sandiaga dan jajaran Kemenparekraf dapat merumuskan untuk memberikan dukungan dan bantuan seperti apa bagi peningkatan pariwisata Sawahlunto,” sebut Walikota Deri Asta.
Diharapkan Walikota, dengan dukungan dan bantuan dari pemerintah pusat, maka status ‘World Heritage’ yang telah diperoleh dari UNESCO benar – benar dapat dimaksimalkan dan dikelola peluangnya. Sehingga status berlevel dunia itu membawa manfaat bagi Kota Sawahlunto dan masyarakatnya.
Menanggapi ekspose dan usulan dari Pemko Sawahlunto tersebut, Menparekraf Sandiaga Uno menyambut positif dan berjanji untuk menjadwalkan kunjungannya ke Sumatera Barat, termasuk Kota Sawahlunto.
“Pandemi ini akan mengubah peta sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Saya juga akan menyempatkan diri berkunjung ke Sumatera Barat,” ujar Sandiaga, seperti dikutip dari portal berita padek.co.
Sementara, Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade yang memfasilitasi pertemuan Walikota dan Bupati se – Sumbar dengan Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk menjalin sinergi Pemerintah Daerah di Sumbar dengan pemerintah pusat.
“Pada intinya kami ingin ada harmonisasi program dan kebijakan pembangunan antara pusat dan daerah agar terjadi percepatan pembangunan di Sumbar,” kata Andre Rosiade.