Menkes Minta Pemda Prioritaskan Vaksinasi Untuk Lansia

0
WhatsApp-Image-2021-04-18-at-12.56.07-PM

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi G. Sadikin mengatakan program vaksinasi tak berhenti meski saat ini sedang berada di bulan Ramadhan. Agar program tersebut terus berjalan, Menkes meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk tetap melanjutkan program vaksinasi.

“Pesan saya kepada seluruh teman-teman di daerah, kepala daerah (gubernur, bupati, dan wali kota), terus jalankan program vaksinasi, MUI [Majelis Ulama Indonesia] sudah bilang bahwa selama bulan puasa vaksinasi tidak membatalkan puasa, jadi terus dijalankan,” kata Menkes saat memberikan keterangan pers menyambut kedatangan vaksin COVID-19 tahap ke-8, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (18/4/2021).

Menkes menjelaskan yang perlu diprioritaskan adalah vaksinasi untuk lanjut usia (lansia), mengingat kelompok lansia menjadi kelompok yang terpapar virus yang mudah menular ini. Apalagi di momen lebaran, banyak keluarga yang merayakan lebaran bersama orang tuanya. Karena itu, Menkes mengingatkan agar daerah yang kelompok lansianya belum divaksin untuk segara melakukan vaksinasi.

“Penting juga diingat bahwa pada saat Ramadan, kemungkinan bahwa banyak keluarga yang ingin bertemu orang tuanya sangat tinggi. Jadi, tolong dipastikan dalam sebulan ini prioritas diberikan vaksinasi kepada para lansia sehingga mereka, senior-senior kita ini, bisa kita lindungi. Kalau nanti dikunjungi oleh keluarganya, mereka sudah relatif imunitasnya lebih baik,” ujarnya.

Kepada semua lapisan masyarakat juga diminta tidak kendor dalam mewaspadai penyebaran virus ini, pasalnya pandemic ini belum berakhir. Bahkan, kewaspadaan harus ditingkatkan mengingat beberapa negara mengalami lonjakan kasus seperti di yang dialami India, Filipina, Papua Nugini serta sejumlah negara di eropa dan Amerika Selatan seperti Chili dan Brazil.

 Ketidakwaspadaan, imbuhnya, berpotensi memicu terjadinya lonjakan kasus dan dapat membuat berbagai upaya dan usaha keras yang dilakukan dalam penanganan COVID-19 menjadi sia-sia.

“Jangan sampai program vaksinasi yang sudah berjalan, program PPKM Mikro yang sudah berjalan, yang sudah bisa menurunkan konfirmasi kasus COVID-19 selama ini, membuat kita menjadi tidak waspada, membuat kita menjadi tidak hati-hati, karena lonjakan bisa terjadi lagi. Alangkah sedihnya kalau usaha keras kita selama ini jadi sia-sia karena lonjakan yang terjadi, karena kita lupa, kita kurang waspada, ” ujar Budi.

 Menutup keterangannya, Menkes juga kembali mengingatkan semua pihak untuk terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan meskipun sudah divaksinasi.

“Sekali lagi, tetap menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Dan terus kita vaksinasi, terutama para lansia kita sampai Lebaran nanti,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *