Revitalisasi TMII Ditargetkan Rampung Pada Oktober 2022
Revitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bulan Januari ini telah dimulai. Revitalisasi tersebut, mendapat dukungan dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney sebagai induk Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung.
Revitalisasi dilakukan oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko atau TWC, sebagai pihak pengelola TMII yang juga sebagai anak usaha Induk Holding BUMN Pariwisata.
Direktur Utama InJourney Dony Oskaria tidak meragukan lagi kemampuan PT TWC dalam mengembangkan TMII menjadi lebih baik tanpa menghilangkan identitas, karakter, kebhinekaan serta keindahan Indonesia. Terlebih, TWC merupakan perusahaan yang telah berkiprah lama di bidang Heritage Destination Management.
“Proses revitalisasi ini diharapkan akan selesai pada Oktober 2022 untuk beberapa area utama. Tentunya dalam proses ini akan melibatkan banyak pihak yang memiliki kompetensi dan memahami esensi dari keberadaan TMII pada awalnya,” ungkap Dony dalam siaran persnya, Selasa (25/02/2022)
Menurut Dony, ada bagian yang terbilang penting dalam revitalisasi ini, yakni pengoperasian TMII. Saat ini TWC dan Kementerian Sekretariat Negara sedang membahas tetap dibukanya TMII secara parsial kendati dalam tahap revitalisasi.
Revitalisasi yang mengusung konsep Indonesia Opera ini tetap merepresentasikan keragaman serta kekayaan potensi daerah dan budaya Indonesia. Melalui sentuhan ide yang modern, TMII akan bertransformasi menjadi The Ultimate Showcase of Indonesia.
Dony menambahkan, ke depannya TMII akan tetap menjadi pusat rekreasi edukasi yang menampilkan kebhinekaan Indonesia, melalui anjungan-anjungan rumah adat nusantara, rumah ibadah di Indonesia, miniatur archipelago yang bisa disaksikan dengan kereta gantung yang membentang serta wahana Keong Mas yang melegenda dan menjadi saksi kemajuan sinema di Indonesia.
Sebagai informasi bahwa TWC secara resmi telah menjadi pengelola TMII pada tanggal 1 Juli 2021 melalui Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) TMII antara Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dengan TWC dengan jangka waktu selama 25 tahun. InJourney akan terus mendorong dan mengawal agar proses revitalisasi ini berjalan sesuai target agar TMII dapat menjadi salah satu destinasi wisata budaya dan edukasi yang bisa segera dinikmati oleh masyarakat Indonesia.


