Tol Mandara Bali akan Tutup 32 Jam Selama Nyepi
Menyambut Hari Raya Nyepi, PT Jasamarga Bali Tol akan menutup akses Tol Bali Mandara. Penutupan berlangsung selama 32 jam mulai pukul 23.00 WITA pada Senin (27/3) hingga pukul 07.00 WITA pada Rabu (29/3).
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami tutup tol untuk menghormati Hari Raya Nyepi sekaligus kearifan lokal masyarakat,” kata Direktur Utara PT Jasamarga Bali Tol Akhmad Tito Karim di Denpasar, Kamis (23/3/2017).
Selama penutupan tersebut, Tol Mandara kehilangan potensi pendapatan sekitar Rp 400 juta. Selama ini dalam 24 jam rata-rata pendapatan tol mencapai Rp 350 juta.
“Itu bukan pendapatan yang hilang karena itu merupakan potensi pendapatan yang tidak didapat karena memang khas di Bali, satu-satunya tol di Indonesia yang rutin setahun sekali ditutup,” ucapnya.
Untuk pengamanan Hari Raya Nyepi, pihaknya pun bekerjasama dengan pecalang atau polisi adat Desa Kuta, Tuban, Pesanggaran dan Bualu yang dilewati tol tersebut. Bersama petugas, pecalang terlibat supaya Hari Raya Nyepi berlangsung dengan khidmat tanpa gangguan.
Di sisi lain, Kepala Divisi Operasi Jasamarga Bali Tol Ahmad Izzi mengatakan untuk mendukung Melasti atau penyucian simbol dan sarana upacara menjelang Nyepi di Teluk Benoa, pihaknya menyiapkan pengaturan lalu lintas dari perempatan Pesanggaran ke arah Pelabuhan Benoa hingga ke pantai. Akses ke pelabuhan ditutup sementara pada Minggu (26/3) dari pukul 06.00 hingga 14.00 WITA.
Jalan tersebut akan digunakan oleh masyarakat yang akan melaksanakan Melasti. Kendaraan dialihkan ke jalur menuju Pesanggaran yang dibuat dua jalur.
