Lantik Pengurus PSMTI Jabar Periode 2020-2024, Wilianto Tanta Berpesan Jaga Persatuan dan Kekompakan
Pengurus DPD Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Jawa Barat masa bakti 2020-2024 resmi dilantik oleh Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta. Pelantikan dilakukan dalam suasana HUT ke-77 Kemerdekaan RI, di Hotel Pullman Bandung, Kamis (18/08/2022).
Pelantikan pun berjalan lancar dan sukses dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Pelantikan ditandai dengan menyerahkan bendera pataka oleh Ketua Umum PSMTI kepada Ketua PSMTI Jawa Barat, Suwanda Holy.

Dalam amanatnya, Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta berpesan agar pengurus PSMTI Jawa Barat dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sinergi dengan pemerintah penting dilakukan, karena dapat membantu program-program pemerintah yang telah dicanangkan.
Menurut WIlianto sinergi dengan Pemerintah menjadi salah satu tugas utama PSMTI dari masa ke masa. “Selama ini kita sudah bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah, yang mana PSMTI ini ada di 33 provinsi dan 300 kabupaten serta kota. Diharapkan kedepan PSMTI yang sudah 24 tahun berdiri bisa lebih bersinergi, karena PSMTI dibentuk untuk bisa sama-sama membangun Indonesia, NKRI kita,” harap Wilianto Tanta.

Wilianto Tanta juga berharap pengurus PSMTI Jawa Barat dapat menjaga persatuan dan kekompakan dalam menjalankan tugasnya membantu masyarakat. Dengan persatuan yang kuat akan semakin mudah menjalankan tugas kedepan.
“Tugas kita banyak, salah satunya membantu masyarakat. Banyak dari kita sebagai pengusaha yang diharapkan usahanya lancar, dan bisa membantu karyawannya atau masyarakat banyak,” ujar Wilianto Tanta.
Wilianto Tanta tidak meragukan lagi kiprah PSMTI Jawa Barat dalammenjaga persatuan dan kekompakan. Hal itu telah dibuktikan PSMTI Jawa Barat dengan banyak merangkul para tokoh Tionghoa-Indonesia untuk bergabung bersama PSMTI. Selain itu, PSMTI Jawa Barat juga dinilai telah berhasil menjalin hubungan harmonis dengan organisasi marga.

“Jadi tadi seperti yang kita saksikan. PSMTI Jawa Barat rata-rata kompak, bersatu dan merangkul semua tokoh-tokoh Tionghoa yang ada di Jawa Barat,” kata Wilianto Tanta
Pada kesempatan ini, Wilianto tak lupa mengingatkan kepada pengurus PSMTI Jawa Barat untuk mendorong anak muda suku Tionghoa-Indonesia di Jawa Barat bergabung bersama instansi pemerintah seperti TNI-Polri atau menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Jadi jangan hanya menjadi pengusaha. Harus berani jadi PNS, TNI, Polri, jaksa (dan sebagainya). Kemarin saya minta Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, jika boleh dan ada peluang warga Tionghoa, PSMTI bisa diberikan kesempatan menjadi jaksa,” tutur Wilianto Tanta.

Sementra itu, Ketua PSMTI Jawa Barat, Suwanda Holy mengaku semakin semangat untuk berbakti kepada bangsa Indonesia, karena pelantikan pengurus PSMTI Jawa Barat, dilakukan pada momentum 17 Agustus.
“Tentunya dengan dilantiknya kami, PSMTI Jawa Barat yang kebetulan dilantik pada momentum 17 Agustus ini menambah semangat kami, dan kepercayaan kami, untuk lebih berbakti kepada nusa dan bangsa,” tambah Suwanda.
Suwanda yakin dengan semangat perjuangan, semua anggota PSMTI Jawa Barat, bisa semakin banyak melakukan berbagai bakti sosial untuk masyarakat banyak, berbakti kepada Indonesia. Dia juga berpesan kepada seluruh anggota dan pengurus PSMTI Jawa Barat, untuk tidak ragu dalam berbuat baik, karena dengan kebaikan bisa menciptakan dan merawat kedamaian

. “Besar harapan saya kedepan PSMTI Jawa Barat, bisa banyak membantu masyarakat, dan semakin kompak,” harapnya.
Disela-sela acara pelantikan ini, digelar penandatanganan nota kesepahaman atau MoU oleh PSMTI dan Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja). Penandatanganan MoU ini merupakan tindak lanjut pertemuan Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta dengan Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta beberapa waktu lalu.
