Rapat Bahas Konektivitas Udara dan Investasi Pariwisata Tekankan Budget Airline

0
bandara

Pemerintah terus membenahi permasalahan konektivitas udara untuk menunjang pengembangan wisata unggulan di tanah air. Permasalahan tersebut dan juga soal investasi pariwisata di tanah air menjadi pembahasan rapat koordinasi antar kementerian atau lembaga dibawah Kementeri Koordinator (Kemenko) Kemaritiman di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Hari Senin, 10 April 2017.

Rapat dipimpin langsung Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan dihadiri diantaranya Kelapa Badan KoordinasiPenanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong . Rapat yang berdurasi satu setengah jam ini, berlangsung tertutup bagi awak media.

Usai rapat, Kepala BKPM, Thomas Lembong mengatakan pembahasan rapat lebih menitikberatkan soal budget airline. Menurut Mantan Menteri Perdagangan ini, budget airline penting karena dapat membawa wisatawan mancangera datang ke Indonesia dengan tarif tiket pesawat yang murah.

“Karena banyak wisatawan itu tergantung dari konektivitas udara jadi perlu konektivitas airline. termasuk terutama budget airline supaya banyak tiket murah dari destinasi sepeerti kore, cina jepang asutralia india. ungkap Thomas.

Thomas menilai untuk memperlancar konektivitas udara butuh perbaikan infratruktur yang nyaman dan aman agar ada kemudahan bagi wisatawan yang akan mengunjungi Indonesia. Perbaikan itu meliputi antara lain landasan pacu dan terminal. Namun tidak hanya fokus di infrastruktur fisik, teknologi navigasi juga dibutuhkan agar dapat menjamin keselamatan pesawat.
“Jadi hemat saya yang sangat penting itu budget airlines dan itu mungkin butuh upgrading di bandara-bandara. Meskipun runwaynya sudah bagus terminalnya sudah bagus, sekarang kita juga mesti lihat sisi melek elektroniknya. Seperti sisitem navigasi supaya pesawat itu dalam cuaca buruk masih bisa terbang,”. ujar Thomas.

Sementara terkait investasi pariwisata, Thomas mengungkapkan bahwa investasi wisata adalah investasi yang strategis meskipun nilai yang diinveskan tidak terlalu besar. Menurut Thomas diperlukan team work dalam mewujudkan investasi di bidang pariwisata agar penghasilan devisa negara bisa tedongkrak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *