Bertemu Presiden, Sejumlah Pimpinan Parpol: Hanya Bahas Perekonomian Nasional

0
https___asset.kgnewsroom.com_photo_pre_2023_05_02_9e0ab7da-5d1a-4dc1-9067-9f02295d717c_jpg

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan pimpinan partai politik pendukung pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam (02/05/2023). Pimpinan partai politik yang hadir yakni Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Sementara itu, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

 Pertemuan berlangsung lebih dari dua jam tanpa  menggelar jumpa pers. Keterangan tentang pertemuan diperoleh awak media melalui  wawancara dengan pimpinan parpol yang saat itu keluar dari Istana, salah satu yang berhasil diwawancarai awak media adalah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Airlangga yang menjabat sebagai Menko Perekonomian ini, mengatakan pertemuan dengan Presiden merupakan silaturahmi usai lebaran.  Untuk materi yang bahas, Airlangga menyebut hanya membahas pembangunan kedepan. “Dibahas mengenai tantangan capaian pembangunan dan tantangan ke depan,” kata Airlangga.

Selain pembangunan, kondisi perekonomian juga ikut dibahas termasuk tantangan middle income trap alias jebakan kelas menengah. “Kami punya pemahaman yang sama 6 partai yang bertemu presiden hari ini,” kata ujar Airlangga.

Hal senada juga dilontarkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Menteri Pertahanan ini mengatakan Presiden banyak cerita tentang Indonesia, sekaligus menyinggung posisi ekonomi Indonesia yang sudah ada di urutan ke-16 dunia.

Prabowo optimistis Indonesia bisa menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor 4 dunia. Menurutnya, hal itu bisa terwujud bila semua elemen bangsa kompak.

“Kita sangat mungkin bisa menjadi ekonomi ke-4 terbesar dunia kalau kita pandai memanfaatkan keadaan,” ujar Prabowo selepas pertemuan.

Saat ditanya, awak media soal pembahasan capres, Prabowo menampiknya. Menurut Prabowo, Presiden hanya menitipkan pesan, semua partai politik harus menjaga kerukunan dan bekerjasama membangun negeri.

“Secara praktis (mengenai Pilpres 2024) tidak. Tadi titipan besar bahwa kita harus rukun, kompak, bisa bekerja sama demi bangsa dan negara,” kata Prabowo.

Sementara itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hanya melempar senyum dan melambaikan tangan  kepada awak media. Tidak ada satupun yang disampaikan Megawati usai menghadiri pertemuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *