Presiden Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Kantor Presiden di IKN

0
428706869_18415005760007600_8596841263744926290_n

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan agenda kunjungan kerjanya dengan meninjau langsung progres pembangunan Kantor Presiden di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Proyek megaini mengalami kemajuan signifikan, dengan pembangunan infrastruktur yang telah mencapai 74 persen.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam peninjauan tersebut adalah sejumlah menteri dan pejabat penting, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono.

Selain itu, turut hadir Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Ketua Wantimpres Wiranto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kurator Pembangunan IKN Ridwan Kamil.

Dalam peninjauan tersebut, Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti, menjelaskan bahwa struktur bangunan utama sudah selesai. Fokus saat ini adalah pada pemasangan baja dan bilah-bilah sayap Garuda yang merupakan elemen penting dari konstruksi.

“Dari 4.650 bilah, saat ini sudah terpasang 1.282, sekitar sepertiga dari keseluruhan. Kami optimis sayap burung Garuda ini akan selesai pada akhir Maret,” ungkap Diana.

Dalam konteks ramah lingkungan dan cerdas, Diana menegaskan pentingnya pembangunan Kantor Presiden di IKN. Dia berharap kantor tersebut bisa beroperasi pada Juni mendatang, tepat waktu untuk Upacara Peringatan Kemerdekaan ke-79 RI.

Meskipun menghadapi beberapa kendala, terutama dalam logistik dan pemasangan baja, Diana tetap optimis bahwa proyek ini akan selesai sesuai jadwal.

“Kami masih optimis. Ada sedikit tambahan yang perlu dilakukan, terutama pada lanskapnya,” tambahnya.

Kantor Presiden baru ini diharapkan akan menjadi simbol Ibu Kota Nusantara, terutama dengan hadirnya burung Garuda sebagai ikon infrastruktur di tengah Kota Nusantara.

“Burung Garuda di sini memiliki sayap yang lebar, berada di tengah-tengah Kota Nusantara, dan akan ditempatkan di tempat tertinggi. Ini akan menjadi ikon yang ditunggu-tunggu bagi Ibu Kota Nusantara,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *