Pj. Gubernur Teguh Kenalkan Ruang Kerja Kepada Gubernur Terpilih, Sekaligus Berdiskusi

0
siaranpers_pemprov_dki-20250204164732_dajarl_986

Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, menerima kunjungan dari Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Pramono Anung, di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (4/2/2025).

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, di mana Pj. Gubernur Teguh memberikan penjelasan mengenai kondisi Balai Kota serta beberapa ruang yang akan digunakan oleh Gubernur terpilih saat menjalankan tugasnya kelak.

Pj. Gubernur Teguh Setyabudi menyatakan bahwa dirinya sangat senang dapat menyambut kedatangan Pramono Anung dan memperkenalkan beberapa bagian penting dari Balai Kota, yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Teguh juga menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai lokasi kerja bagi Pramono Anung yang dalam waktu dekat akan dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta.

“Kami berbicara ringan, membahas seputar ruangan-ruangan di Balai Kota ini. Beliau ingin melihat secara langsung seperti apa suasana kantor gubernur. Kami memperkenalkan ruang tamu, ruang rapat, Balai Agung, dan tentunya ruang kerja yang nanti akan menjadi milik beliau,” ungkap Pj. Gubernur Teguh.

Teguh berharap kunjungan tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi Pramono Anung dalam menghadapi tugas-tugas yang akan datang sebagai Gubernur DKI Jakarta. “Mudah-mudahan setelah kunjungan ini, beliau bisa lebih familiar dengan lingkungan kerja di Balai Kota. Untuk hal-hal lainnya, kami hanya berbincang-bincang ringan mengenai tugas-tugas yang akan dijalani,” lanjut Teguh.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Pramono Anung, menyampaikan rasa terima kasih atas jamuan yang diberikan oleh Pj. Gubernur Teguh. Dalam kesempatan tersebut, ia merasa sangat dihargai dengan sambutan yang hangat serta kesempatan untuk berdiskusi mengenai berbagai hal terkait tugas dan pekerjaan di pemerintahan DKI Jakarta.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Pj. Gubernur Teguh. Selain dijamu dengan makanan enak seperti soto, saya juga bisa mendapatkan banyak informasi penting mengenai tugas-tugas sehari-hari di pemerintahan ini. Saya menanyakan banyak hal, terutama tentang pekerjaan dan hal-hal yang menyangkut personalia di lingkungan Pemprov DKI Jakarta,” kata Pramono dengan penuh syukur.

Menurut Pramono, kunjungan tersebut sangat berharga baginya dalam mempersiapkan diri menghadapi tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta. “Saya ingin benar-benar memahami secara mendalam tentang bagaimana pemerintahan ini berjalan, terutama persoalan-persoalan nyata yang dihadapi Jakarta. Sebelum saya dilantik oleh Presiden, kunjungan ini sangat membantu saya untuk mendapatkan gambaran yang jelas,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono Anung juga berbicara mengenai langkah-langkah yang akan diambilnya untuk mengoptimalkan potensi yang ada, terutama dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, SDM yang ada di Jakarta saat ini sudah sangat kuat dan berpengalaman, dan hal ini akan dimaksimalkan untuk mendukung program-program pemerintahan yang ada.

“Saya percaya, birokrasi pemerintahan di Jakarta ini sudah sangat baik dan kuat. Oleh karena itu, kami akan memanfaatkan SDM fungsional yang ada untuk mencapai tujuan bersama, yakni membangun Jakarta menjadi kota yang lebih maju dan layak dihuni,” tegas Pramono.

Lebih lanjut, Pramono menyampaikan bahwa dalam mengelola pemerintahan, ia akan memanfaatkan staf khusus (stafsus) yang akan mendukung tugas Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Stafsus ini, yang sesuai dengan ketentuan dalam UU Nomor 2 Tahun 2024, akan diisi oleh para profesional yang tidak berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia percaya bahwa keterlibatan profesional dalam pemerintahan akan memberikan dampak yang lebih positif.

“Stafsus ini akan memiliki tugas utama untuk membantu kami dalam menyelesaikan berbagai masalah dan tantangan yang ada di Jakarta. Saya lebih memilih untuk memanfaatkan para profesional yang memiliki keahlian khusus, karena mereka akan membawa perspektif yang lebih segar dan membantu kita mencapai tujuan pemerintahan dengan lebih efektif,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menekankan pentingnya persiapan matang sebelum dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dirinya ingin memastikan bahwa begitu dilantik, ia sudah memiliki pemahaman yang mendalam mengenai kondisi pemerintahan dan tantangan-tantangan yang dihadapi Jakarta, termasuk permasalahan sosial, infrastruktur, dan ekonomi.

“Pelantikan saya sebagai Gubernur nanti adalah langkah awal, namun yang lebih penting adalah bagaimana saya dapat membawa Jakarta lebih maju dan lebih baik. Kami akan fokus pada berbagai sektor penting seperti penanggulangan kemiskinan, peningkatan infrastruktur, dan penguatan ekonomi Jakarta agar semakin menjadi kota global yang lebih inklusif,” tutup Pramono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *