Indonesia–Kamboja Pererat Kerja Sama, Presiden Prabowo dan Presiden Senat Hun Sen Sepakat Soal Stabilitas Regional

0
IMG_2059-1024x789

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan resmi Presiden Senat Kerajaan Kamboja, Hun Sen, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/5/2025). Kunjungan ini diawali dengan upacara penyambutan khidmat, termasuk iring-iringan 50 pasukan berkuda, 11 motoris pengawal dari Monas, serta sambutan meriah dari 100 pelajar pembawa bendera dua negara.

Upacara dimulai dengan lagu kebangsaan Kamboja dan Indonesia Raya, disertai 19 dentuman meriam kehormatan. Usai upacara, kedua pemimpin menginspeksi pasukan kehormatan dan memperkenalkan delegasi masing-masing. Delegasi Indonesia antara lain Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendagri Tito Karnavian, Mensos Saifullah Yusuf, Seskab Teddy Indra Wijaya, dan Dubes RI untuk Kamboja Santo Darmosumarto.

Selanjutnya, Presiden Prabowo dan Hun Sen melakukan sesi foto, penandatanganan buku tamu, dan pertemuan tête-à-tête di ruang kerja Presiden. Pertemuan dilanjutkan secara bilateral bersama delegasi,

Dalam pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat atas kehadiran Presiden Senat Kerajaan Kamboja di Tanah Air.

“Adalah suatu kehormatan bagi saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia untuk menyambut kedatangan Yang Mulia. Saya senang dapat berjumpa kembali dengan Yang Mulia sejak pertemuan kita terakhir di Pnom Penh pada bulan September 2024, sebelum saya dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia,” ucap Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo memberikan apresiasi tinggi terhadap peran strategis Presiden Senat Hun Sen di kawasan Asia Tenggara. Presiden Prabowo pun menyambut baik rencana penyampaian pandangan Presiden Senat Hun Sen mengenai proses perdamaian di Kamboja dan peran di Asia Tenggara dalam forum akademik dan regional di Jakarta.

“Saya gembira dan menyambut baik rencana Yang Mulia untuk menyampaikan berbagai pandangan mengenai proses perdamaian di Kamboja dan peran di ASEAN yang akan disampaikan di area School of Government dan di Sekretariat ASEAN,” tuturnya.

Presiden Prabowo meyakini bahwa kontribusi dan pemikiran Presiden Senat Hun Sen akan memberi nilai tambah dalam mendorong perdamaian dan kemakmuran kawasan. “Saya yakin pandangan Yang Mulia akan memperkaya upaya bersama kita untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bersama di kawasan Asia Tenggara,” tambah Presiden Prabowo.

Dalam konteks sejarah dan komitmen Indonesia terhadap perdamaian regional, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap memegang teguh prinsip dialog dan rekonsiliasi. Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia akan terus mengutamakan penyelesaian konflik secara damai di setiap peristiwa.

“Sebagai pendukung perdamaian di Kamboja pada tahun 1980-an dan 1990-an, komitmen Indonesia masih tetap teguh. Kami terus akan mengutamakan dialog, rekonsiliasi, dan resolusi konflik di setiap peristiwa, kami akan mengutamakan resolusi konflik secara damai,” ujar Presiden Prabowo.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Senat Hun Sen ditutup dengan jamuan resmi di Ruang Oval.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *