Sukses Digelar, Dan Ticktum Raih Juara Pertama Seri ke-12 Formula E di Jakarta
Jakarta kembali mencatat sejarah penting di dunia olahraga otomotif internasional. Seri ke-12 Formula E musim ke-11 resmi digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara, pada Sabtu, (21/6/2025). Bertajuk Sarinah Jakarta E-Prix 2025, ajang bergengsi ini sukses menyedot ribuan penonton dan mendapat sorotan luas dari masyarakat nasional hingga internasional.
Suasana di sekitar kawasan Ancol sejak pagi hari sudah dipadati penonton yang antusias menyaksikan ajang balap mobil listrik berkelas dunia ini. Keriuhan dan semangat terasa sejak awal, didukung cuaca cerah serta kesiapan panitia dalam menyambut ribuan pengunjung yang memadati tribun dan area sirkuit.
Balapan berlangsung seru dan ketat sejak bendera start dikibarkan. Sejumlah nama besar dari berbagai tim top dunia unjuk kebolehan, namun sorotan utama tertuju pada pembalap asal Inggris, Dan Ticktum, dari tim Cupra Kiro. Tampil konsisten dan agresif, Ticktum berhasil menguasai jalannya lomba dan finis di posisi terdepan. Ia mengungguli Edoardo Mortara dari Mahindra Racing dan Nico Müller dari tim Andretti yang masing-masing finis di urutan kedua dan ketiga.
Setelah melewati 36 putaran yang penuh adrenalin, Ticktum akhirnya berdiri di podium tertinggi. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara simbolis menyerahkan trofi kemenangan kepada sang juara, menandai momen puncak dari perhelatan yang berlangsung lancar dan spektakuler.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, turut hadir dalam seremoni penutupan dan menyerahkan medali kepada para pemenang. Ia menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah ajang balap mobil listrik berskala global.
Dalam konferensi pers usai acara, Gubernur Pramono Anung menyampaikan apresiasinya atas suksesnya penyelenggaraan. Menurutnya, Jakarta E-Prix bukan sekadar tontonan olahraga, tetapi juga bentuk nyata dari komitmen ibu kota terhadap transformasi energi bersih dan kendaraan listrik.
“Saya melihat pelaksanaannya berjalan sangat baik, tepat waktu, dan penuh antusiasme. Ini bukan hanya hiburan, tetapi simbol bahwa Jakarta siap menjadi kota dunia yang mendukung transisi energi hijau dan mobilitas berkelanjutan,” ujar Pramono.
Lebih lanjut, Gubernur menyebutkan bahwa kehadiran Formula E di Jakarta untuk ketiga kalinya sejak 2022 adalah bukti dari konsistensi dan komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem kendaraan listrik. Penyelenggaraan ini, katanya, juga menunjukkan bahwa Jakarta mampu menjadi panggung bagi event global dengan standar tinggi.
“Kita sudah tiga kali menjadi tuan rumah Formula E, dan setiap tahunnya selalu ada peningkatan. Ini adalah bentuk keseriusan kami menjadikan Jakarta sebagai simbol kota modern dan hijau,” tambahnya.

Sejumlah pejabat tinggi turut hadir dalam acara tersebut, seperti Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin. Kehadiran mereka mempertegas dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap ajang yang tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga ekonomi, pariwisata, dan lingkungan.
Tak hanya balapan, Sarinah Jakarta E-Prix 2025 juga menghadirkan rangkaian hiburan musik, pameran teknologi hijau, serta promosi kendaraan listrik lokal. Ajang ini menjadi etalase bagi inovasi transportasi ramah lingkungan yang diharapkan dapat menginspirasi masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap keberlanjutan bumi.
Dengan berakhirnya seri Jakarta, musim ke-11 Formula E akan memasuki fase penutup. Namun semangat yang ditinggalkan dari event ini akan terus menyala. Jakarta, sekali lagi, membuktikan diri sebagai kota yang bukan hanya kompetitif, tapi juga visioner dalam menyongsong masa depan yang lebih hijau.