Menuju HARMONI 2025: Retail Modern Didorong Jadi Pilar Ketahanan Pangan dan UMKM Nasional

0
WhatsApp Image 2025-07-24 at 18.10.02 (1)

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) kembali menghadirkan perayaan Hari Ritel Modern Indonesia (HARMONI). Perayaan Ini menjadi tahun ketiga penyelenggaraan HARMONI, sebuah inisiatif tahunan untuk merayakan peran sektor ritel dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada Rabu (22/7/2025), HIPPINDO mensosialisasikan event tahunan tersebut kepada masyarakat melalui acara jumpa pers yang digelar di Gedung Smesco Jakarta.

Perayaan HARMONI 2025 akan resmi dimulai pada 15 Agustus 2025, ditandai dengan peluncuran Program UKM Pangan Binaan Kementerian Perdagangan ke Retail Modern. Acara ini akan digelar di Hero Supermarket, Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat. Inisiatif ini membuka akses bagi pelaku UKM pangan untuk menembus pasar ritel modern nasional, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Masih dalam semangat merayakan kemerdekaan, HIPPINDO juga menggelar program diskon nasional bertajuk BINA HBD Indonesia (Belanja di Indonesia Aja – Happy Birthday Indonesia) yang berlangsung mulai 15 hingga 30 Agustus 2025. Program ini akan digelar di berbagai pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia.

Diskon diberikan untuk berbagai produk lokal, brand global yang dipasarkan di dalam negeri, hingga produk UMKM. Tujuannya untuk mendorong konsumsi nasional dan menumbuhkan rasa bangga menggunakan produk Indonesia.

Sebagai puncak perayaan HARMONI, HIPPINDO akan menggelar HARMONI Award 2025 pada 27 Agustus 2025 di Swissôtel PIK Avenue, Jakarta. Acara ini akan memberikan penghargaan kepada pelaku industri ritel, UKM, dan mitra ekosistem yang berkontribusi signifikan terhadap kemajuan sektor ritel nasional.

Sehari setelahnya, pada 27-28 Agustus 2025, akan digelar Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2025 — forum ritel nasional dan internasional yang mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai sektor. IRSE 2025 menghadirkan konferensi dengan pembicara dari dalam dan luar negeri, serta pameran inovatif yang menampilkan pelaku industri retail, teknologi, logistik, hingga UKM dari Indonesia maupun mancanegara.

Pada  Agustus 2025, Hari Retail Modern Indonesia  juga mendukung pogram kartu sidaya (lanjut usia berdaya) dengan program Warrior (Warga Senior) dimana akan banyak aktivitas dan promo-promo menarik untuk semakin memberdayakan lansia.

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budihardjo Iduansjah, menegaskan pentingnya peran strategis sektor retail modern dalam mendukung ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Budihardjo, retail modern bukan hanya pusat transaksi jual beli, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dari infrastruktur ekonomi nasional. Ia menyebut, sinergi antara retail modern dan pelaku UMKM menjadi kekuatan utama dalam memperkuat ekosistem distribusi nasional.

“Retail modern bersama UMKM adalah pilar ketahanan ekonomi bangsa. Melalui Hari Retail Modern Indonesia (HARMONI), kita dorong sinergi nyata antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat rantai distribusi pangan, memajukan produk lokal, global dan UMKM serta menciptakan ekosistem belanja yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Budihardjo.

Asisten Deputi Perdagangan Dalam Negeri, Perlindungan Konsumen, dan Tertib Niaga Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ismariny memberikan apresiasi atas penyelenggaraan program Belanja di Indonesia Aja – Happy Birthday Indonesia (BINA HBD Indonesia) dan rangkaian kegiatan HARMONI 2025 yang diinisiasi oleh HIPPINDO. Program ini dinilai mampu memperkuat konsumsi domestik, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, serta mempererat kolaborasi antara sektor ritel modern, UMKM, dan pemerintah.

Ismariny, mengungkapkan bahwa di tengah ketidakpastian global, konsumsi rumah tangga tetap menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Konsumsi rumah tangga berkontribusi lebih dari 54% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Rangkaian program HARMONI seperti BINA Lebaran, BINA Back to School, dan BINA HBD Indonesia menjadi bukti nyata kolaborasi strategis dalam menjaga daya beli dan menciptakan lapangan kerja,” ungkap Ismariny.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan HUT ke-80 RI sebagai momentum gerakan nasional untuk mencintai dan membeli produk dalam negeri.

“Belanja bukan hanya soal konsumsi, tetapi kontribusi nyata bagi kedaulatan ekonomi bangsa. Mari kita Belanja di Indonesia Aja,” tegasnya.

Apresiasi juga disampaikan Kementerian Perdagangan melalui Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan, Septo Soepriyatno. Ia menegaskan bahwa program BINA HBD Indonesia merupakan langkah strategis yang mendukung upaya peningkatan konsumsi domestik dan penguatan daya saing ekonomi nasional.

“Program ini, melalui kegiatan seperti Indonesia Shopping Festival, Indonesia Retail Summit & Expo, dan HARMONI Award, menjadi katalis penting dalam mendorong belanja masyarakat terhadap produk lokal dan memberdayakan pelaku usaha ritel serta UMKM di seluruh Indonesia,” ujar Septo.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, asosiasi ritel, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa sinergi semua pihak akan menjadikan BINA HBD Indonesia sebagai kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Septo juga mengajak masyarakat untuk terus membangkitkan semangat mencintai produk dalam negeri melalui kampanye GASPOL  (Gerakan Kamis Pakai Lokal).

“GASPOL bukan sekadar slogan, tetapi ajakan untuk menjadikan produk lokal sebagai pilihan utama dalam gaya hidup belanja masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui kolaborasi dalam pelaksanaan Program WARIOR, yang menyasar lansia usia 60 tahun ke atas.

Elsa Pongtuluran, Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Madya BKKBN, menyatakan bahwa program ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program Sidaya yang berfokus pada pemberdayaan lansia.

“Program WARIOR bukan hanya menawarkan belanja ramah lansia, tetapi juga menghadirkan aktivitas positif seperti mewarnai, merajut, memasak, dan senam lansia. Ini membuktikan bahwa ritel modern bukan sekadar tempat transaksi, tapi juga bagian dari solusi sosial,” jelasnya.

Dari sisi pariwisata, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyambut baik program BINA HBD Indonesia karena dinilai mendukung program Wisata di Indonesia Aja.

Taufik Nurhidayat, Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenparekraf, menyebut bahwa belanja merupakan salah satu motivasi utama wisatawan dalam melakukan perjalanan.

“Belanja, kuliner khas daerah, dan pengalaman lokal adalah bagian dari daya tarik wisata. Kolaborasi antara ritel modern dan pariwisata sangat strategis untuk mendorong pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara,” ungkap Taufik.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi program HARMONI dengan lima program unggulan Kemenparekraf seperti wisata bersih, penguatan kekayaan intelektual lokal, digitalisasi destinasi, dan pengembangan desa wisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *