PSMTI Bagikan 1.000 Takjil Gratis, Warga dan Pengendara Antusias
Foto bersama anggota PSMTI sebelum kegiatan pembagian takjil gratis (Foto: tim liputan EL JOHN Media/Sigit)
El John News, Jakarta-Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) kembali membuktikan komitmennya sebagai organisasi sosial yang peduli dengan sesama tanpa membedakan latar belakang suku, ras dan agama. Hal itu ditunjukan dengan kegiatan membagikan takjil gratis di bulan Ramadan.
Aksi berbagi tersebut digagas oleh Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI dan dilaksanakan di Jalan Menceng Raya No. 38A, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, tepatnya di depan Pabrik Ambulan, pada Sabtu sore (14/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, PSMTI membagikan sebanyak 1.000 paket takjil kepada masyarakat. Paket yang dibagikan terdiri dari 500 kotak nasi lengkap dengan lauk pauk serta 500 bungkus kolak sebagai hidangan pembuka untuk berbuka puasa.
Pembagian takjil ini disambut antusias oleh masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan. Pengendara sepeda motor, mobil, hingga pengemudi ojek online terlihat berbondong-bondong menerima paket takjil yang dibagikan oleh para relawan PSMTI.

Selain pengendara, warga sekitar yang sedang beraktivitas atau baru pulang dari tempat kerja juga turut memanfaatkan pembagian takjil gratis tersebut.
pada bulan Ramadan tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga sekaligus memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
Wakil Ketua Umum Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI Lusiana Oey mengatakan, pembagian takjil pada bulan Ramadan ini, tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga sekaligus memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
“Iya, kami bekerja sama dengan UMKM sekitar, di mana mereka yang memasak dan mereka biasanya berjualan, sehingga kita beli dan kita berbagi di sini, di daerah sini,” ujar Lusiana.

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen PSMTI dalam membantu menggerakkan perekonomian masyarakat kecil, khususnya para pedagang yang sehari-hari mengandalkan usaha kuliner sebagai sumber penghasilan.
“Biasanya kami memang melakukan kegiatan ini untuk memperdayakan UMKM sekitar, agar UMKM sekitar tidak tersisikan, karena mereka makanannya yang kami beli kemudian kami bagikan”
Melalui kegiatan berbagi takjil ini, PSMTI juga berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Takjil yang dibagikan diharapkan dapat dinikmati bersama keluarga di rumah.
“Harapan mudah-mudahan dengan berbagi di sore hari ini, bisa memberikan berkat kepada mereka yang mau pulang kerja, mereka yang akan pulang untuk berbuka puasa, mereka bisa membawa pulang ke rumah, berbagi dengan keluarga,” kata Lusiana.
Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 015 Kelurahan Tegal Alur, Riswan mengatakan kegiatan sosial yang dilakukan PSMTI ini menjadi bentuk kolaborasi antara organisasi masyarakat dengan lembaga kelurahan dalam membantu warga sekitar, terutama pada momentum Ramadan.
“Kami turut berpartisipasi dalam kegiatan berbagi ini atas nama kelembagaan LMK, mewakili pimpinan kelurahan serta masyarakat sekitar. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PSMTI”
Riswan berharap kegiatan berbagi takjil seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin ke depannya. Selain membantu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, program tersebut juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian pelaku UMKM di lingkungan sekitar.
“Harapan kami semoga kegiatan ini terus berjalan karena dapat menghidupkan perekonomian UMKM dan juga membangkitkan semangat warga dalam berbuka puasa,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai kegiatan yang digagas PSMTI dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk ikut terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“PSMTI ini bisa dibilang sebagai prakarsa atau pionir untuk kegiatan-kegiatan seperti ini. Ke depan kita berharap organisasi lain juga bisa mengadopsi kegiatan berbagi seperti yang dilakukan PSMTI,” ungkap Riswan.
