Bahlil: Subsidi BBM Belum Dibatasi, Stok Aman

0
arsip-berita-percepat-transisi-energi-presiden-prabowo-tunjuk-menteri-bahlil-jadi-ketua-satgas-yozkor9

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sedang diwawancarai sejumlah awak media (Foto: BMPI Setrpes)

El John News, Jakarta-Pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika global yang belum stabil. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan hingga saat ini belum ada rencana pembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM).

“Sampai sekarang kita belum ada opsi untuk membatasi subsidi. Artinya belum ada kenaikan untuk subsidi”

Ia menjelaskan bahwa stok BBM nasional berada dalam kondisi aman dan masih memenuhi standar minimum yang ditetapkan pemerintah. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas energi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Selain BBM, pemerintah juga memastikan pasokan liquefied petroleum gas (LPG) masih terkendali. Meski Indonesia masih bergantung pada impor untuk sekitar 70 persen kebutuhan LPG, Bahlil menyebut distribusi dan pengadaan berjalan sesuai rencana.

“LPG ini memang sekitar 70 persen kita impor, tapi sampai hari ini kondisinya masih aman dan kapal-kapal pasokan masih on the track,” katanya.

Namun demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk menggunakan LPG secara bijak, mengingat ketergantungan terhadap impor serta potensi dampak dari kondisi global.

“Saya mengimbau masyarakat untuk bijaksana dalam menggunakan LPG, karena ini membutuhkan effort bersama”

Bahlil juga menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja hati-hati dalam mengelola sektor energi, sesuai arahan Prabowo Subianto, dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat, khususnya kelompok ekonomi kecil.

“Arahan Presiden jelas, kita harus berhati-hati dan memastikan masyarakat tetap memiliki kemampuan dalam memenuhi kebutuhan energi,” ujarnya.

Dengan kondisi pasokan yang masih aman serta belum adanya kebijakan pembatasan subsidi, pemerintah optimistis kebutuhan energi nasional dapat terus terpenuhi tanpa mengganggu daya beli masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *