Semangat Kartini dalam Aksi Nyata Putri Pariwisata Nusantara 2025

0
24 Agustus 2025Pencapaian ini kupersembahkan untuk Orangtua dan keluarga yang selalu mendoakan, (1)

El John News, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Raudhah, Putri Pariwisata Nusantara 2025, menyampaikan pesan mendalam mengenai peran perempuan sebagai penggerak perubahan di era modern. Baginya, semangat Raden Ajeng Kartini adalah fondasi bagi perempuan Indonesia untuk berani bermimpi tanpa batas.

Putri binaan Yayasan El John Indonesia juga menegaskan bahwa sosok Kartini bukan sekadar simbol sejarah, melainkan sumber inspirasi tentang keberanian intelektual. Meski hidup dalam keterbatasan akses pada masanya, Kartini mampu melahirkan pemikiran yang melampaui zaman.

“Dari Raden Ajeng Kartini, saya belajar bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk memiliki pemikiran maju. Keberanian beliau menyadarkan kita bahwa perempuan harus berani memiliki suara dan memperjuangkan mimpinya,” ujar Raudhah dalam keterangannya di Jakarta.

Meski mengakui bahwa akses pendidikan dan karier bagi perempuan saat ini sudah jauh lebih baik, Raudhah menyoroti bahwa perjuangan belum usai. Menurutnya, perempuan Indonesia saat ini masih berhadapan dengan tantangan berupa stereotip dan batasan sosial tertentu.

“Kita sudah jauh lebih merdeka, tetapi masih dalam proses menuju kemerdekaan yang sepenuhnya. Perjalanan ini membutuhkan konsistensi kita semua untuk mendobrak batasan-batasan tersebut,” tambahnya.

Sebagai Putri Pariwisata Nusantara, Raudhah mewujudkan semangat Kartini melalui langkah nyata dalam memajukan potensi bangsa. Ia aktif melakukan:

  • Edukasi dan Promosi: Mengangkat kekayaan budaya lokal ke panggung nasional maupun internasional.
  • Pemberdayaan Masyarakat: Mendorong keterlibatan masyarakat sekitar destinasi wisata agar lebih mandiri secara ekonomi.
  • Inspirasi Digital: Memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan penyebaran nilai-nilai positif bagi generasi Z dan Milenial.

Lebih lanjut, Raudhah mengajak perempuan untuk memperkuat ekosistem dukungan (sisterhood). Ia meyakini bahwa perubahan besar dimulai dari apresiasi sederhana antar sesama perempuan.

“Kadang cukup dengan menjadi pendengar yang baik atau sekadar berkata ‘kamu hebat’. Saling mendukung dan tidak menjatuhkan adalah cara paling sederhana namun kuat untuk kita maju bersama,” ungkapnya.

Menutup peringatan Hari Kartini tahun ini, Raudhah berharap perempuan Indonesia semakin percaya diri dengan identitasnya. Ia mendorong agar perempuan terus mengambil peran strategis, khususnya dalam sektor budaya dan pariwisata, guna memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *