Jakarta Fair Kemayoran 2017 Hadirkan Ragam Budaya

0
image-melestarikan-budaya-betawi-di-jakarta-fair

Jakarta Fair Kemayoran yang hadir sejak lima puluh tahun lalu seolah sudah menjadi gelaran tahunan yang wajib untuk dikunjungi. Produk dan hiburan yang disajikan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal tersebut berbanding lurus dengan jumlah pengunjung yang datang. Bukan hanya dari wilayah Jakarta, pengunjung juga berasal dari luar kota bahkan luar negeri.

Dalam kesempatan ini pihak penyelenggara memberi ruang tidak hanya bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan promosi, tapi juga pemerintah daerah lainnya. Tahun ini, berbagai daerah ikut serta meramaikan Jakarta Fair dan menempati puluhan tenant yang ada di Hall B3-C3 JIExpo Kemayoran. Para peserta mulai dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Maluku, Sulawesi Tengah, Kalimantan Tengah, hingga Papua.

Salah satu peserta yang tampil dengan stan yang sangat menarik perhatian dan unik adalah Daerah Istimewa Yogyakarta. Upik Susilastuti selaku Kasubid Promosi Potensi Daerah Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) DIY menjelaskan bahwa tahun ini tema yang disuguhkan di anjungannya adalah Keraton Yogyakarta. Dekorasi yang ditampilkan adalah landmark dan bangunan heritage yang berada di Yogya.

“Ada tiga instansi yang berkolaborasi untuk melaksanakan kegiatan ini, yaitu Badan Kerjasama dan Penanaman Modal Yogyakarta, Dinas Perindag Yogya, dan Kantor Perwakilan Daerah Yogyakarta di Jakarta. Kami menyiapkan sekitar 40 UMKM yang dibagi menjadi 4 shift, untuk menjual produknya di sini,” ujar Upik.

Menurutnya 4 shift ini mendapat giliran masing-masing sembilan atau sepuluh hari. Dalam satu shift, ada beragam kategori yang diperkenalkan, contohnya daerah pariwisata, batik, juga industri kreatif. Upik menilai momen Jakarta Fair ini merupakan kesempatan besar bagi para pengrajin daerah memasarkan produknya.

Serupa dengan Upik, Marlia sebagai koordinator anjungan Nangroe Aceh Darussalam menganggap Jakarta Fair sebagai event yang patut ditunggu-tunggu. Lia yang sudah berpartisipasi dari 2015 merasa dari tahun ke tahun, trennya semakin meningkat.

“Banyak permintaannya, makanya langsung bawa barang banyak. Minat pengunjung juga sangat tingggi di Jakarta Fair ini. Kalau kita bawa sedikit kan tanggung, pameran waktunya lama,” tutur Lia.

Jika ingin melihat ragam potensi daerah di Indonesia dalam satu kesempatan, datang saja ke Hall B3-C3 Jakarta Fair Kemayoran. Event ini akan dilangsungkan selama 39 hari mulai 8 Juni hingga 16 Juli. Anda juga bisa mengunduh aplikasi Jakarta Fair di smartphone melalui playstore atau appstore untuk mengetahui segala informasi event ini termasuk promo menarik yang ditawarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *