Wisuda Untar Soroti Pentingnya Generasi Bebas Narkoba untuk Indonesia Emas 2045

0
WhatsApp Image 2026-05-18 at 12.15.36(1)

Universitas Tarumanagara gelar Wisuda ke-87 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) (Foto: Humas Untar)

El John News, Jakarta-Cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 dinilai tidak hanya bergantung pada kemajuan teknologi dan pembangunan ekonomi, tetapi juga kualitas generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari ancaman narkoba. Perguruan tinggi pun memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global sekaligus memiliki karakter kuat.

Pesan tersebut mengemuka dalam Wisuda ke-87 Universitas Tarumanagara yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (16/5/2026). Pada prosesi wisuda tersebut, sebanyak 2.576 lulusan dari program sarjana, profesi, magister, hingga doktor resmi dikukuhkan.

Kepala Badan Narkotika Nasional Suyudi Ario Seto, yang hadir sebagai pemberi orasi ilmiah menegaskan bahwa ancaman narkotika dapat merusak masa depan bangsa apabila tidak diantisipasi sejak dini. Dalam orasi bertema “Peran Strategis Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, ia menilai generasi muda harus menjadi motor perubahan di tengah perkembangan zaman.

“Indonesia Emas 2045 hanya dapat tercapai apabila generasi mudanya sehat, tangguh, produktif, menguasai teknologi, serta bebas dari narkoba,” ujar Suyudi di hadapan ribuan wisudawan dan tamu undangan.

Kepala Badan Narkotika Nasional Suyudi Ario Seto memberikan kata sambutan di Wisuda ke-87 Untar (Foto: Humas Untar)

Ia menambahkan, mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai agen edukasi anti narkoba sekaligus agen literasi digital yang mampu menyebarkan konten positif di tengah derasnya arus informasi. Selain itu, generasi muda juga dituntut mampu menjadi problem solver bagi berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Sementara itu, Rektor Universitas Tarumanagara Amad Sudiro, mengatakan dunia pendidikan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi dan dinamika global. Karena itu, kampus tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kepedulian sosial.

“Bagi seluruh lulusan, baik dari jenjang sarjana, magister, hingga doktor, kalian menjadi bukti komitmen Untar dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Rektor Universitas Tarumanagara Amad Sudiro memberikan kata sambutan di Wisuda ke-87 Untar (Foto: Humas Untar)

Dalam kesempatan yang sama, Kepala LLDikti Wilayah III, HeriTogar Hasiholan Tambunan, mengingatkan bahwa pendidikan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat luas, bukan sekadar pencapaian akademik semata.

Selain prosesi wisuda, acara juga menghadirkan nuansa budaya Lampung melalui tema “Move Beyond dalam Semangat Sakai Sambayan”. Suasana budaya Nusantara semakin terasa lewat penampilan tari “Muli Sambaian” yang dibawakan mahasiswi Fakultas Psikologi melalui Unit Kegiatan Ekstrakurikuler Padmanagara sebagai bentuk komitmen kampus dalam melestarikan budaya Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *