Trump Ancam Iran: Jika Dilanggar, Saya Lakukan Apa yang Harus Dilakukan

0
Untitled.jpg Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan pers (Foto: tangkapan layar youtube The White House)

El John News – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran terkait kepatuhan terhadap kesepakatan yang telah dicapai antara kedua pihak. Dalam pernyataannya di Oval Office, Gedung Putih, Senin (22/6/2026), Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan ragu mengambil tindakan jika Teheran melanggar komitmen yang telah disepakati.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Trump menjawab pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan serangan militer lanjutan terhadap Iran apabila negara tersebut tidak mematuhi nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang menjadi dasar hubungan kedua pihak saat ini.

Meski mengakui bahwa konflik yang lebih luas dapat membawa risiko terhadap perekonomian global, Trump menegaskan bahwa ancaman yang ditimbulkan oleh Iran tetap harus dihadapi apabila diperlukan.

Saya tidak mengatakan bahwa itu pasti akan menyebabkan depresi ekonomi. Saya mengatakan itu bisa menyebabkan depresi ekonomi,” ujar Trump.

Trump kemudian mengaitkan pernyataannya dengan pengalaman sejarah Amerika Serikat saat menghadapi Depresi Besar pada era Presiden Herbert Hoover.

“Saya tidak ingin menjadi Herbert Hoover. Itu adalah presiden yang tidak ingin saya ikuti karena dia memimpin saat Depresi Besar terjadi,” katanya.

Meski menyatakan masih membuka ruang kerja sama dengan Teheran, Trump menegaskan bahwa Washington akan bertindak apabila Iran dianggap melanggar kesepakatan atau menunjukkan sikap yang mengancam stabilitas kawasan.

Menurutnya, Amerika Serikat tetap mengedepankan jalur diplomasi, tetapi tidak akan membiarkan Iran mengabaikan komitmen yang telah dibuat.

“Namun jika Iran tidak mematuhi perjanjian mereka atau tidak berperilaku sebagaimana mestinya, saya akan melakukan apa yang perlu saya lakukan. Saya akan bekerja sama dengan mereka,” tegas Trump.

Pernyataan tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa pemerintah AS tetap mempertahankan opsi militer sebagai bagian dari strategi tekanan terhadap Iran apabila upaya diplomasi tidak berjalan sesuai harapan.

Dalam sesi tanya jawab yang sama, Trump juga menepis anggapan bahwa Iran memiliki posisi tawar atau pengaruh terhadap Amerika Serikat.

Saat ditanya apakah Teheran memiliki leverage terhadap dirinya maupun pemerintah AS, Trump menjawab dengan tegas bahwa kondisi Iran saat ini justru sangat lemah.

“Pengaruh? Tidak,” tegas Trump.

Ia kemudian menggambarkan kondisi militer dan ekonomi Iran yang menurutnya mengalami kemunduran besar.

“Angkatan laut mereka sudah tidak ada. Angkatan udara mereka sudah tidak ada. Para pemimpin mereka semuanya sudah tewas. Negara mereka berantakan. Ekonomi mereka hancur,” ujarnya.

Pernyataan tersebut kembali menunjukkan sikap keras Trump terhadap Iran, sekaligus menegaskan

Pernyataan Trump muncul di tengah perhatian internasional terhadap hubungan Amerika Serikat dan Iran yang masih menyisakan berbagai ketegangan, terutama terkait isu keamanan kawasan, program nuklir, serta stabilitas ekonomi global.

Sebelumnya, kedua negara dilaporkan telah menyepakati kesepakatan sementara yang ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada pekan lalu.

Kesepakatan tersebut menjadi titik balik penting dalam hubungan Washington–Teheran, yang sebelumnya memburuk setelah rangkaian serangan militer antara Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah fasilitas di Iran. Konflik itu kemudian memicu respons balasan dari Iran yang menyerang target di Israel serta beberapa kawasan di negara-negara Teluk.

Di tengah upaya meredakan eskalasi, pembicaraan teknis antara delegasi Iran dan Amerika Serikat kembali digelar di Swiss pada Senin (22/6/2026). Pertemuan tersebut dilaporkan telah rampung dengan hasil awal yang dianggap konstruktif oleh kedua pihak.

Sebagai tindak lanjut, disepakati pembentukan kelompok kerja khusus yang akan fokus membahas isu-isu utama, termasuk program nuklir Iran serta pencabutan dan penyesuaian sanksi ekonomi yang selama ini diberlakukan oleh AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *