Iran Bantah Klaim Trump soal Pertemuan dengan AS di Doha

0
Untitled.jpg IRAN

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei memberikan keterangan pers (Foto: tangkapan layar youtube Berita RTM)

El John News-Pemerintah Iran membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Teheran telah meminta pertemuan lanjutan dengan Washington di Doha, Qatar. Menurut Iran, hingga saat ini tidak ada agenda perundingan langsung dengan pejabat Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa pemerintahnya tidak menjadwalkan pembicaraan dengan pihak Amerika Serikat di tingkat mana pun dalam beberapa hari ke depan.

“Saya menegaskan bahwa kami tidak menjadwalkan pertemuan apa pun dengan pihak Amerika di tingkat mana pun dalam beberapa hari ke depan,” kata Baghaei.

Meski demikian, Baghaei mengonfirmasi bahwa memang terdapat agenda pertemuan yang berlangsung di Doha, Qatar. Namun, ia menegaskan pertemuan tersebut bukan forum negosiasi langsung antara delegasi Iran dan Amerika Serikat.

Menurutnya, agenda di Doha lebih difokuskan pada pembahasan implementasi sejumlah ketentuan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya telah disepakati, termasuk pembahasan yang melibatkan pemerintah Qatar.

“Yang kemungkinan akan dilakukan di Doha besok adalah pembahasan mengenai implementasi sejumlah klausul dalam Memorandum Saling Pengertian (MoU), termasuk klausul yang berkaitan dengan pencairan aset Iran yang dibekukan, bersama pihak Qatar,” ujar Baghaei.

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah hubungan Iran dan Amerika Serikat yang kembali memanas. Ketegangan meningkat setelah kedua negara saling melancarkan serangan pada akhir pekan lalu menyusul insiden terhadap kapal komersial berbendera Singapura di Selat Hormuz.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun Truth Social menyatakan bahwa Iran telah mengajukan permintaan untuk menggelar pertemuan di Doha.

“Iran telah meminta pertemuan. Pertemuan itu akan berlangsung besok di Doha!” tulis Trump.

Pernyataan Trump kemudian diperkuat oleh Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt yang mengungkapkan bahwa Utusan Khusus Amerika Serikat Steve Witkoff bersama penasihat Presiden sekaligus menantu Trump, Jared Kushner, dijadwalkan bertolak ke Doha.

Meski demikian, bantahan resmi dari Teheran menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara kedua negara mengenai tujuan dan format agenda di Qatar. Hingga kini belum ada konfirmasi bahwa akan berlangsung perundingan bilateral secara langsung antara delegasi Iran dan Amerika Serikat dalam pertemuan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *