Aplikasi “Angon” Tawarkan Kemudahan Bagi Investor di Bidang Peternakan

0
angon aplikasi

Mungkin bagi anda berpikiran  usaha peternakan   sapi dan kambing identik bau dan kotor, namun itu bisa diatasi dengan sebuah aplikasi peternakan  bernama Angon. Aplikasi yang bisa diakses melalui smartphone ini cocok bagi anda yang ingin berinvestasi untuk bisnis peternakan namun dengan skema yang mudah.

Aplikasi ini merupakan  alternatif investasi binaan Indigo.id yang bergerak di bidang peternakan kambing dan sapi. Jangan khawatir, Anda tidak perlu memiliki kandang atau repot-repot beternak hewan.

Aplikasi ini mirip dengan permainan yang pernah hits di tahun 90-an yakni Tamagochi. Dengan aplikasi ini anda dapat merawat hewan ternak anda melalui ponsel, asyik bukan.

Chief Executive Officer (CEO) PT Angon Indonesia, Agif Arianto, mengatakan, aplikasi tersebut dibesutnya untuk memudahkan masyarakat yang ingin berinvestasi di sektor peternakan kambing atau sapi. Ia memastikan, peternakan kambing dan sapi tersebut dikelola peternak berpengalaman yang tersebar di seluruh Indonesia.Return of investment (RoI) yang ditawarkan adalah 5%-10% dalam waktu 3 bulan.

“Konsep dari Angon tidak jauh berbeda dengan Tamagochi. Member bisa memilih jenis hewan ternak yang akan diternakan, apakah kambing atau sapi. Mereka kemudian membelinya dan membayar biaya perawatan untuk tiga bulan,” katanya, di Bandung, Senin 10 Juli 2017.

Investor pun dipastikan akan mendapat laporan mengenai perkembangan hewan ternak secara rutin setiap dua minggu sekali.  Laporan yang diterima mulai dari kondisi kesehatan, berat badan, hingga besarnya keuntungan yang akan diterima investor.

Bentuk investasi

Ada tiga jenis investasi yang ditawarkan Angon, yaitu Investor Kandang, Peternak Rakyat, dan Member. Jika dipilih adalah Investor Kandang, berarti investor bekerja sama dengan peternak rakyat untuk membangun usaha ternak domba atau kambing dengan menyediakan modal berupa kandang dan lahan, sedangkan pemeliharaan ternak dilakukan peternak rakyat.

Jika menjadi member atau investor ternak berarti membeli hewan ternak untuk ditingkatkan bobotnya agar harga jualnya meningkat. Ada pula anggota yang disebutnya sebagai Mitra Bisnis, yaitu pihak yang membutuhkan hasil ternak Angon.

“Selain dikelola peternak berpengalaman, bibit ternak Angon juga dalam kondisi sehat dan terjamin, sehingga risikonya kecil. Nilai investasi akan bertambah apabila jumlah ternaknya meningkat,” kata Agif.

Rintisan usaha digital binaan Indigo.id tahun 2016 tersebut telah berdiri sejak Oktober 2016. Saat ini mereka sudah memiliki 11.000 hewan ternak yang diternakkan pada sentra peternakan rakyat (SPR) swakelola mitra Angon serta 6 SPR milik sendiri yang tersebar di berbagai daerah.

Beberapa di antara SPR tersebut diantaranya adalah SPR Mukmin Mandiri Ambarawa Kab.Semarang, SPR Istana Domba Ciampea Bogor, SPR Sukoharjo, juga SPR Raberas di Sumbawa NTB. Untuk kemudahan transaksi investor, Angon juga sudah bekerja sama dengan layanan financial technology PT Telkom yakni TMoney

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *