Kemenhub Siapkan Dua Bandara Jika Erupsi Gunung Agung Meningkat

0
1506579543

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak bandara yang berdekatan dengan Bali menyusul telah terjadinya erupsi Gunung Agung pada Selasa sore, 21 November 2017. Koordinasi tersebut untuk mematangkan skenario yang telah dibuat jika sewaktu-waktu Gunung Agung erupsi.

Menurut Menhub skenario tersebut mengenai perpindah arus penerbangan. Tak lama erupsi terjadi, Menhub mengakui sudah mendapatkan informasi kesiapan bandara untuk membantu perpindahan arus penerbangan tersebu.

“Satu, mendeport pesawat yang akan mendarat ke beberapa bandara dan menyediakan beberapa bandara untuk keluar dari Bali,” kata Menhub Jakarta, Selasa 21 November 2017.

Bandara yang siap untuk menampung penerbangan menuju Bali adalah Bandara Blimbing Sari, Banyuwangi dan Bandara Internasional Lombok.Untuk penerbangan dalam negeri akan dilokasikan di Bandara Blimbing Sari, Banyuwangi dan untuk penerbangan luar negeri di Bandara Internasional Lombok.

“Kita akan menyiapkan bandara untuk keluar dari Bali. kalau dalam negeri dari Banyuwangi kalau luar negeri dari Lombok,” ucap dia.

Diketahui, Gunung Agung meletus dan mengeluarkan asap berwarna kelabu berketinggian 700 meter dari kawah sekitar pukul 17.00 WITA, Selasa, 21 Movember 2017. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PBMVG) mengatakan letusan yang terjadi berjenis phreatic.

Letusan Phreatic merupakan proses keluarnya magma ke permukaan karena pengaruh uap yang disebabkan oleh adanya sentuhan air dengan magma baik secara langsung maupun tidak langsung.

Asap teramati bertekanan sedang dengan warna kelabu tebal dan dengan ketinggian maksimum sekitar 700 m di atas puncak. Abu letusan bertiup lemah ke arah Timur-Tenggara.

PVMBG menyatakan kondisi Gunung Agung saat ini dalam Status Level III (Siaga).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *