Posesif atau sayang ? Ini cara menghadapinya

0

1_posesif

Pacar yang hobinya ngelarang kita alias overprotektif memang bikin serba salah. Mungkin dia menunjukkan rasa sayang ke kita, tapi kalau kita nggak boleh BBM atau teleponan sama temen atau nggak boleh nongkrong bareng temen-temen, cowok ini udah masuk dalam kategori posesif. Orang dengan tipe sifat yang posesif ini adalah tipe orang yang tidak percaya dengan dirinya sendiri. Contohnya, orang ini tidak percaya diri kalau dirinya memiliki kelebihan dalam hal penampilan fisik atau lainnya. Orang dengan tipe posesif juga cenderung untuk tertutup sehingga untuk mengembangkan kreatifitasnya sulit,” tutur Fara Dwi Andjarsari, Spsi, Msi, dosen dan psikolog yang dilansir dari salah satu web.

“Sifat yang posesif ini akan menimbulkan dirinya mudah untuk mengekang orang lain, khususnya teman dekatnya yang berhubungan dengan dunia luar. Jika hal ini terus berlanjut, maka dia akan sering menguasai pasangannya dan membuat hubungan ini tidak sehat,” terangnya. Diberi perhatian yang besar oleh kekasih tentunya jadi hal yang menyenangkan dan membuat Anda merasa spesial di matanya. Namun jika perhatian dan kasih sayang tak diselingi oleh rasa kepercayaan, yang ada sifat posesif akan mendominasi hubungan percintaan. Rasa ingin memiliki secara berlebihan dari pasangan justru membuat kita bukan malah mencintainya namun menjadi terganggu. Salah-salah justru malah berbalik menjadi tidak nyaman. Untuk menghadapi pasangan posesif seperti ini, komunikasi menjadi kunci penting untuk mengatasinya. Alangkah baiknya untuk bertanya baik-baik kepada pasangan, intinya melakukan komunikasi itu merupakan jalan utama bagi anda dengan pasangan anda.

Di sinilah saat anda harus berbicara serius dengannya dan yakinkan dia bahwa anda memang sungguh-sungguh berpacaran dengannya, anda akan selalu berusaha menjadi yang terbaik dan tidak ada niat sedikitpun untuk menyakiti sehingga seharusnya dia tidak perlu khawatir berlebihan. Lakukan ini kalau anda memang mau menjalani hubungan serius dengannya. Dan kalau sifat posesifnya mengganggu, anda juga harus memberi tahunya, siapa tahu dia memang tidak sadar atau justru sengaja melakukannya untuk mengekang anda, Okay, anda sudah berusaha berkomunikasi dan membangun batas dengan keposesifannya sekarang dan cara lain untuk membuatnya lebih rileks adalah dengan menghabiskan waktu bersama. Bisa saja anda memulai hal yang sering dilakukan seperti mengajakanya berkencan kembali atau anda juga bisa mengulang hal-hal yang sudha jarang anda lakukan berdua.

Kalian bisa liburan atau sekedar masak bareng, keliling kota, olah raga bersama, dan semacamnya. Atau mengingat masa-masa PDKT atau pas awal pacaran dulu bisa jadi sesuatu yang lucu. Lakukan hal-hal seru bersama yang bikin dia happy. A happy mind usually thinks with better sense. Dan ini mungkin juga bisa memupuk rasa percaya pada diri anda sehingga dia tidak jadi terlalu insecure. Jangan lupa sesekali lemparkan pujian padanya, biar dia ingat kenapa anda jatuh cinta padanya pertama kaliAnda bisa saja sudah melakukan segala cara tapi ternyata kepribadian dan cara dia berpikir memang sudah keras kepala.

Kalau dia masih tidak berubah juga dan malah justru semakin insecure dan mengekang, dapat dikatakan anda berhak mempunyai hubungan yang lebih baik, dewasa, menyenangkan, dan nggak bikin mental anda capek. Jadi kalau mungkin anda bisa memutuskannya, hehehhehe. Bukan bermaksud berlebihan tapi alangkah bagusnya kalau anda bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik dalam hal percintaan, sekaligus anda bisa memberikan pelajaran baginya untuk bisa berubah. Selamat mencoba dan semoga hubungan anda bisa langgeng selalu ya. (arf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *