Mie Gomak, Sphagetti khas Suku Batak

0

1946054-mie-gomak-620X310

Mie Gomak adalah makanan yang terkenal sebagai masakan khas daerah dari tanah Batak Toba, meliputi semua daerah Batak Toba, dan juga menjadi masakan khas di Sibolga dan Tapanuli. Mengenai asal usul sebutan untuk menu ini beragam versi. Sebagian menyebutkan, mungkin karena cara penyediaannya digomak-gomak (digenggam pakai tangan) hingga sampai saat ini disebut mie gomak, meski pun pada akhirnya tidak menggenggamnya dengan tangan di saat menghidangkannya. Juga sering disebut Spageti Batak karena mirip dengan spageti dari Itali, bentuknya mirip seperti lidi. Mie yang sudah direbus biasanya dibuat terpisah dengan kuah dan sambalnya.

Meski banyak ragam untuk membuat menu makanan khas Batak ini, ada yang menggunakan kuah ada juga dibuat seperti mie goreng. Rasanya sangat unik apabila mie gomak dicampur dengan bumbu dari tanah Batak yakni andaliman. Yang membedakan mie gomak dengan mie lainnya adalah mie nya yang menggunakan mie lidi bukan mie telur, walau bisa saja menggunakan mie telur kering lainnya.

Mi yang biasanya menjadi menu sarapan ini paling banyak dijumpai saat kita mulai memasuki Kota Siantar, Kabupaten Toba Samosir, hingga ke Kabupaten Tapanuli Utara, dan tak lupa di Pulau Samosir. Sementara di Kota Medan sendiri, saya belum pernah menemukan mi ini dijual atau spesial ada yang menjualnya. Tekstur mi berdiameter lebih lebar dari ukuran mi spageti. Lebih panjang, kenyal, mudah diputuskan, dan enak. Kuahnya mirip gulai karena bersantan, tetapi tidak terlalu kuning karena minim kunyit, bahkan nyaris putih. Rasanya sedikit asin dan gurih. Aroma dan rasa andaliman serta kincung menjadi ciri yang sangat kentara. Bagi Anda yang mempunyai rencana untuk mampir ke Sumatera Utara, tidak ada salahnya untuk mencoba makanan khas Batak ini.

Mi gomak biasa dijumpai di warung, kedai, dan pasar. Ada beragam versi untuk penyebutan mi gomak ini. Ada yang menyebutnya mi lidi karena bentuknya yang bulat panjang seperti lidi. Lalu, ada juga yang menyebutnya spaghetti Batak karena bentuknya yang mirip sekali dengan spaghetti Italia, berwarna kuning, seperti silinder kecil dan panjang. Mi gomak biasanya direbus terlebih dahulu sebelum dihidangkan. Ada berbagai cara untuk membuat menu makanan berbahan dasar mi gomak ini. Ada mi gomak kuah, mi gomak goreng, dan mi gomak bumbu kacang.

Bumbu sayur untuk mie gomak basah maupun mie gomak goreng sangat beragam, begitu juga jenis sayur (ada juga yang memakai sawi putih) dan lauk dalam mie gomak goreng sebagai pelengkapnya (ada yang memakai seafood dan daging ayam). Untuk mi gomak kuah, mi yang sudah direbus dituang dengan kuah santan dengan bumbu bawang merah, bawang putih, cabai merah, lengkuas, sereh, jahe, kemiri, kunyit, kelapa gonseng, dan andaliman. Santan bisa ditambah dengan labu siam atau buncis. Setelah itu ditaburi kerupuk, bawang goreng, dan irisan kol. Untuk mi gomak goreng, cara membuatnya sama seperti mi goreng biasanya. Bisa ditambah dengan bakso, sosis, ayam, ditambah sayur sawi atau kol.

Untuk mi gomak bumbu kacang, mi gomak yang sudah direbus dituang dengan bumbu kacang, ditambah telur rebus, lalu ditaburkan kerupuk dan bawang goreng.Ada satu bumbu khas Batak yang selalu digunakan untuk membuat masakan berbahan dasar mi gomak. Namanya andaliman, bumbu khas Batak, berbentuk seperti lada mungil kehijauan yang rasanya pedas, asam, dan menggigit. Mi gomak rasanya menjadi unik dengan tambahan bumbu yang satu ini. Mi gomak rasanya kenyal-kenyal gurih, pedas, dan asam yang berasal dari andaliman. Wangi dan aroma pedas andaliman menambah kenikmatan mie gomak. Kalau mau mencicipi di kota Medan dan sekitarnya ada beberapa penjual mie ini. (arf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *