Losari Tower Akan Menjadi Identitas Baru Makassar

0
images (5)

Operator Hotel Nasioanl Adonara Group dan Patompo Group menjalin kesepakatan kerja
dalam pengerjaan proyek terpadu Losari Tower Makassar. Proyek yang mulai dibangun awal 2018 ini membidik pasar korporasi.

Kesepakatan bisnis tersebut ditandatangani oleh CEO Adonara Ruben Amor dan Presiden Direktur Patompo Group, Rahmat Endong Patompo di Makassar.

Proyek properti terpadu (mixused development) Losari Tower berdiri bersebelahan dengan Rumah Sakit Hikmah, di Jalan Yosep Latumahina No 1 , Makassar. Di atasnya akan dibangun dan dikembangkan hotel berbintang dengan 100 kamar berbagai tipe.

Selain itu juga akan berdiri apartemen hotel (apartel) sebanyak 66 unit. Dari jumlah unit tersebut, sebanyak 50% saat ini sudah terjual. Di samping itu juga memanfaatkan dua lantai sebagai perkantoran, dengan status strata tittle untuk memenuhi permintaan pasar korporasi Makassar.

“Kami yakin penjualan sisa unit akan selesai pada  Maret 2018, dimana target pasar kami adalah korporasi,” ujar Rahmat.

Mixeud Development merupakan konsep properti terpadu yang mengintegrasi berbagai fasilitas pendukung. Diantaranya Rumah Sakit Hikmah, hotel , apartel , dan perkantoran. Losari Tower diklaim memiliki daya tarik investasi yang sangat menguntungkan, dimana semua fasilitas terintegrasi menjadi satu kesatuan di tengah kawasan bisnis kota Makassar.

Menurut Rahmat, peluang bisnis dalam satu kawasan terpadu merupakan simbiosa yang saling menguntungkan. Dia mengakui, konsep tersebut merupakan yang pertama di Makassar.

“Saya berharap ini menjadi parameter bagi para pelaku usaha untuk dapat mengembangkan bisnis dengan konsep terpadu,”kata Rahmat.

Sementara itu, Ruben menyatakan kehadiran Losari Tower mampu memberikan inspirasi dan warna tersendiri dalam pembangunan kota Makassar.

“Kami yakin dan percaya kehadiran Losari Tower ini dapat memberikan manfaat bagi pengusaha , pemerintah daerah , dan masyarakat. Proyek ini akan memberikan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat setempat,” ujar Ruben.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *